Bank Mandiri “Jemput Bola” Nasabah Terdampak Covid-19 – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Bank Mandiri “Jemput Bola” Nasabah Terdampak Covid-19

KENDARIPOS.CO.ID — Bank Mandiri Kantor Cabang Kendari mulai merealisasikan kebijakan restrukturisasi kredit terhadap nasabah terdampak penyebaran Corona (Covid-19). Bahkan, Bank Mandiri melakukan “jemput bola” untuk memudahkan proses restrukturisasi

Rindra Setyawan

Rindra Setyawan selaku Area Head Bank Mandiri Kendari mengatakan, saat ini ada beberapa segmen kredit yang disalurkan pihaknya yakni kredit mikro untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), small medium enterprise dengan nilai pinjaman Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar, serta segmen konsumer khusus untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

“Dari total keseluruhan, yang paling banyak mengajukan restrukturisasi yakni dari segmen mikro. Ini sangat wajar karena secara portofolio di Mandiri paling tinggi,” ujar Rendra, Jumat (17/4).

Guna memudahkan proses restrukturisasi, kata dia, pihaknya melakukan pendekatan langsung kepada nasabah. “Saat tahu ada nasabah yang sektornya pasti terdampak, kita jemput bola. Kita telepon, (hubungi) by WA, kita bikin supaya restrukturisasi itu semudah mungkin,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan bahwa masih ada masyarakat yang keliru mengartikan restrukturisasi hanya sebagai penundaan pembayaran cicilan selama setahun. Padahal, restrukturisasi merupakan kelonggaran kredit yang jenisnya bisa berbeda antara nasabah yang satu dengan yang lainnya. Di Bank Mandiri, bentuk restrukturisasi bisa berupa penundaan pembayaran cicilan, perpanjangan tenor, pengurangan pokok pinjaman atau bunga, dan lainnya.

“Di Bank Mandiri, sudah ada ratusan pengajuan restrukturisasi. Rata-rata disetujui karena MKS (sales) di lapangan dan debitur memiliki hubungan yang baik. Jadi kita bisa tahu kondisi mereka seperti apa,” terangnya.

Ia menyebut, hingga 17 April 2020, terhitung ada sekitar 990 nasabah mikro, 50-an nasabah small medium, serta hanya sebagian kecil nasabah KPR Bank Mandiri yang mengajukan restrukturisasi.

“Hampir semuanya kita asesmen. Harapannya, Covid-19 cepat hilang, bisnis para nasabah lebih bagus lagi jadi mereka tetap bisa bermitra dengan Bank Mandiri. Kita tidak ingin walaupun kondisinya seperti ini tetap kita tagih. Haris ada win-win solution dan bisnis para debitur tetap survive,” pungkasnya. (b/uli)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy