ASN Pemkab Konkep Berkantor Hanya Empat Jam – Kendari Pos
Konawe Kepulauan

ASN Pemkab Konkep Berkantor Hanya Empat Jam


KENDARIPOS.CO.ID — Aktivitas perkantoran di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep), mulai dibatasi. Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah itu kini bekerja mulai pukul 08.00 sampai 12.00 Wita. Penerapan ASN berkantor hanya empat jam dalam sehari itu, berdasarkan surat edaran Bupati Konkep, Ir. H. Amrullah nomor 061.2/633/2020, yang sudah mulai berlaku awal pekan lalu. Sementara sisa jam kerja mulai pukul 13.00 sampai 16.45 Wita, para abdi negara di wilayah itu diinstruksikan untuk menuntaskan pekerjaannya di rumah.

“Setegah hari berkerja di kantor, setengah harinya di rumah. Dan ini bukan libur bagi ASN,” tegas Bupati Konkep, H. Amrullah, saat ditemui di kompleks perkantoran, Selasa (14/4). Wabah Covid-19 yang semakin meningkat membuat Pemkab Konkep juga tidak mengadakan apel dan absensi sidik jari setiap hari kerja. Dalam surat edaran Bupati Konkep yang diteken pada tanggal 9 April lalu, ASN di wilayah itu, tidak diizinkan meninggalkan Pulau Wawonii selama 14 hari kedepan.

Di tempat terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konkep, H. Cecep Trisna Jayadi mengatakan, empat jam ASN berkantor ditengah wabah corona ini, untuk memudahkan koordinasi antara instansi dan Gugus Tugas. Ini dilakukan karena, pihaknya masih kesulitan melakukan komuikasi antara satu dengan yang lain. Karena sinyal telepon belum sepenuhnya bisa diakses pada semua wilayah di Pulau Wawonii.

“Pembatasan jam kerja itu hanya sampai jam 12.00 Wita. Selanjutnya di sambung ke rumah. ASN ini tidak dianjurkan untuk libur, mereka tetap kerja dan stand by menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan,” ujarnya. Mantan Kepala Dinas Pertambangan Bombona itu menuturkan, untuk ASN yang meninggalkan Wawonii, harus mendapat izin dari pimpinan. Misalnya, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan ke Kota Kendari, harus mendapat izin dari bupati atau wakil bupati Konkep. Sementara untuk staf, harus mendapat izin Sekab.

“Yang keluar daerah juga, wajib menyampaikan kapan batas waktunya. Jangan sampai dia buat izin tapi tidak ada batas waktunya dan seakan-akan kita memberikan kebebasan untuk berpergian,” ujarnya. Saat ini sudah ada beberapa abdi negara di Pulau Wawonii yang menjalani pemeriksaan karena melanggar surat edaran Bupati Konkep. Masing-masing Kepala OPD membuat berita acara pemeriksan bagi staf-stafnya yang melakukan pelanggaran sesuai ketentuan PP 53 tahun 2010. “Sudah ada beberapa ASN yang sudah menjalani BAP. Disini kita akan lihat pelanggaran apa yang mereka lakukan. Apakah kategori berat, sedang atau ringan. Yang jelasnya kita proses,” tegas Sekab Konkep itu.(b/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy