Anggaran UN Dialihkan ke Penanganan Covid-19 – Kendari Pos
Edukasi

Anggaran UN Dialihkan ke Penanganan Covid-19

KENDARIPOS.CO.ID — Anggaran pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SD dan SMP di lingkup Kota Kendari yang batal terlaksana akibat adanya pandemi Covid-19, dialihkan untuk perlindungan sekolah dari virus yang hingga kini belum ada obatnya tersebut.

Ketua Panitia UN Kota Kendari, Muchdar Alimin bersama Kepala SD 17 Kendari, saat memantau keadaan ruangan selama try out berlangsung, beberapa waktu lalu.

“UN ini kan tidak jadi terselenggara, sehingga anggaran yang telah disiapkan sekolah yang berasal dari dana bantuan operasional sekolah dialihkan ke penanganan Covid-19. Dengan melakukan program penyemprotan disinfektan secara berkala, alat untuk pencuci tangan hingga pengadaan masker yang bisa digunakan siswa ketika mereka kembali bersekolah nanti,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, Sartini Sarita, Minggu (5/4).

Saat ini, sebanyak 50.845 siswa dengan rincian 35.350 siswa SD dan 15.495 siswa SMP untuk sementara belajar di rumah sampai kondisi kembali membaik dan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah bisa berlangsung lagi. “Tentu ketika anak-anak ini kembali sekolah, kita harus memastikan bahwa seluruh sekolah telah aman dari berbagai virus. Sehingga, penting untuk setiap sekolah melakukan berbagai macam pencegahan penyebaran Covid-19 ini dilingkungan sekolah ini secara berkala,” tuturnya.

Pihaknya juga mengatakan, terkait waktu pembelajaran siswa dirumah masih terus mengikuti perkembangan virus Covid-19 di Kota Kendari. Apabila virus ini masih terus ada menggerogoti masyarakat maka kegiatan belajar mengajar dirumah akan terus dilakukan, guna menghindari kemungkinan buruk yang akan terjadi bila KBM dilaksanakan di sekolah. “Kita senantiasa terus berkordinasi dengan pak Wali Kota Kendari, terkait kebijakan yang akan dilakukan kedepanya. Intinya, kita ingin semuanya berlangsung dengan baik,” terangnya.

Di tempat yang berbeda, Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin mengaku saat ini dirinya tengah melakukan berbagai pembenahan di sekolah yang dipimpinya. Seperti, secara berkala melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah, penyediaan tempat-tempat cuci tangan di berbagai sudut sekolah hingga penanaman pohon di taman. “Saat ini sekolah terus kita benahi dan terus dibersihkan. Hal ini bertujuan agar ketika siswa kembali bersekolah, mereka bisa belajar dengan aman tanpa takut akan terjangkit virus,” tuturnya.

Dijelaskan bahwa anggaran pencegahan tersebut merupakan anggaran pelaksanaan UN yang dibatalkan. “Berdasarkan kebijakan pemerintah dan diinstruksikan langsung oleh Dikmudora, untuk melakukan upaya pencegahan di masing-masing satuan pendidikan yang ada,” terangnya. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy