Amunisi Melawan Korona Sudah Terdistribusi – Kendari Pos
Nasional

Amunisi Melawan Korona Sudah Terdistribusi

KENDARIPOS.CO.ID — “Perang” melawan musuh tak kasat mata bernama virus korona (Covid-19) sejak lama ditabuh. Ribuan amunisi melawan virus korona sudah disiapkan. Bahkan ribuan Alat Pelindung Diri (APD), alat kesehatan (Alkes), bahan medis habis pakai seperti hand sanitizer, rapid test covid maupun obat-obatan sudah terdistribusi.

Pemprov Sultra telah menyalurkan ribuan perangkat “perang” melawan wabah virus korona ke 17 pemerintah kabupaten dan kota, 11 rumah sakit, klinik (Lanud, Lanal,Polda, Polres dan Brimob), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Sebagian lagi di distribusi ke Dinkes Provinsi Sultra, tim sampling, posko covid, OPD Sultra, Korem 143/HO, PMI Sultra, dan tim Sultra. (lihat grafis)

Jadi jika ada yang menilai APD dan alkes itu masih teronggok di gudang maka asumsinya salah besar. Masih adanya stok barang di gudang posko gugus tugas Covid-19 (GTC-19) Sultra itu merupakan buffer stock (stok penyangga). “Jadi di Posko GTC itu tetap harus ada sebagai buffer stock, tidak boleh dihabiskan. Hal itu untuk mengurangi risiko stockouts atau kehabisan stok karena ketidak pastian pasokan dan permintaan,” ujar La Ode Ahmad P.Bolombo, Sekretaris GTC-19 Sultra saat ditemui di posko GTC-19 Sultra di kompleks Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Minggu (19/4) kemarin.

Pj.Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sultra ini pun menjelaskan soal distribusi alat kesehatan ke rumah sakit seluruh daerah dipastikan telah terpenuhi. “Data penyaluran pun lengkap di posko, silakan dilihat. Rekap data bantuan apa saja, alat kesehatan apa saja yang sudah didistribuskan itu ada dan dapat diakses dan setiap hari kita berikan ke rekan-rekan media,” kata Ahmad P.Bolombo.

Dia menepis asumsi publik bahwa diduga ada kekurangan alat pelindung diri (APD) disejumlah daerah sehingga penanganan Covid-19 tidak maksimal. “Saya rasa perintah gubernur sangat tegas untuk melakukan percepatan pengananan covid-19. Untuk itu, kinerja GTC-10 Sultra dengan memindahkan posko gugus tugas bisa dilihat sebagai upaya percepatan kinerja dalam penanganan Covid-19 di Sultra,” tegas pria yang menjabat Direktur Politik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu.

Mantan Direktur Kesatuan Bangsa dan Politik Kemendagri itu mengungkapkan jika adanya keterlambatan dalam distribusi bukan karena lambannya penyaluran dari Pemprov Sultra atau tim GTC-19 Sultra. “Itu semua semata-mata stok barang yang dipesan sesuai dengan kebutuhan yang diminta belum dapat tersalur sepenuhnya. Masih ada beberapa item dalam perjalanan menuju Sultra. Karena, wabah Covid-19 ini bukan hanya Sultra yang merasakan namun seluruh dunia. Stok alat kesehatan yang dibutuhkan dari distributor yang tidak siap, menerima kebutuhan dari seluruh masyarakat dunia yang saat ini membutuhkan alat kesehatan seperti baju cover all dan lain sebagainya,” jelasnya. (yog/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy