Abu Hasan Alokasikan Rp 12 Miliar Untuk Penanganan Covid-19 – Kendari Pos
Buton Utara

Abu Hasan Alokasikan Rp 12 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

Abu Hasan

KENDARIPOS.CO.ID — Penyebaran virus Covid-19 kian masif. Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur), telah siaga satu untuk mencegah dan menanggulangi virus corona masuk di daerah berjuluk Lipu Tinadeakono Sara tersebut. Sebagai antisipasi, Bupati Butur, Abu Hasan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk melawan virus berbahaya itu.

Abu Hasan mengungkapkan, duit sebanyak itu digelontorkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Antisipasi diperlukan, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat luar biasa. Virus korona membahayakan perekonomian. Sehingga, lebih baik diantisipasi dari awal. Anggaran itu nantinya digunakan untuk belanja kesehatan, dan jaring pengaman sosial.

“Alokasi anggaran sebesar Rp 12 miliar diperuntukkan kepada tiga item. Masing-masing 50 persen untuk penanganan kesehatan, 30 persen penanganan dampak ekonomi atau risiko covid-19, dan penyediaan jaring pengaman sosial 20 persen,” ungkap Abu Hasan.

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra mengingatkan jajarannya, tidak main-main dengan penanganan Covid-19. Kendati di daerahnya belum ada positif korona, tetap tak boleh lengah. Sebab, penyebaran virus ini akan meluas jika terlambat mengambil keputusan. “Kita bersyukur bahwa di Butur belum ada positif korona. Tetapi, kita tidak boleh lengah dalam hal penangangan. Kita harus bergandengan tangan dalam melakukan upaya pencegahan,” pesanya.

Ketua Gugus Tugas Penanggulanan Covid-19 Butur itu meminta Camat, Lurah dan Kepala Desa, terus melakukan pemantauan khususnya di perbatasan masuk ke wilayah Butur. “Pemerintah daerah memang sudah diwajibkan menyiapkan anggaran. Sehingga, tindakan harus benar-benar terukur, tidak asal-asalan dan tepat sasaran. Apalagi terkait dengan anggaran. Sehingga, benar-benar dirasakan masyarakat manfaatnya pasca Covid-19 melanda,” jelasnya.

Lebih juga pentolan KAHMI Sultra itu mengaku akan memberikan insentif kepada tenaga medis. Apresiasi itu diberikan karena tenaga medis merupakan garda terdepan menangani penyebaran virus korona. Selain itu, duit tersebut akan membiayai pengadaan alat pelindung diri (APD) dan rapid test. “Sebanyak 40 orang telah di tes menggunakan rapid test dan dinyatakan negatif,” tandasnya. (had/adv)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy