947 Siswa SMPN 1 Kendari Aktif Belajar Daring – Kendari Pos
Edukasi

947 Siswa SMPN 1 Kendari Aktif Belajar Daring

KENDARIPOS.CO.ID — Sebanyak 947 siswa SMPN 1 Kendari aktif menjalani proses pembelajaran online atau Dalam Jaringan (Daring) di rumah masing-masing. Sistem ini mulai berjalan sejak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan surat edaran agar para siswa belajar dari rumah untuk menghindari Virus Corona (Covid-19).

Siswa SMPN 1 Kendari saat mengikuti KBM beberapa waktu lalu

Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin mengatakan seluruh siswanya dipantau langsung oleh guru mata pelajaran sesuai jadwal yang ditentukan sejak 16 Maret lalu. “Setiap guru itu melakukan pemantauan melalui grup paguyuban yang telah dibentuk sebelumnya oleh sekolah. Jadi paguyuban itu merupakan grup whatsApp dari orang tua siswa yang dikumpulkan dalam satu grup di masing-masing kelas. Sehingga para guru memberikan tugas dan melakukan pembelajaranya melalui grup paguyuban ini,” ungkapnya, Jumat (4/4).

Diakuinya, dalam sehari siswa akan belajar satu mata pelajaran. Hal ini dilakukan dengan menyesuaikan situasi yang terjadi saat ini. Sehingga siswa yang belajar dirumah tidak merasakan stres dan terbebani karena situasi belajar dirumah tentu berbeda apabila belajar di sekolah yang dilakukan secara tatap muka. “Kita batasi mata pelajarannya. Kalau pada saat siswa belajar di sekolah dalam satu hari itu mata pelajarannya biasanya minimal tiga. Saat ini kita kurangi menjadi satu mata pelajaran dalam satu hari,” terangnya.

Selain aplikasi WA, PBM juga memanfaatkan aplikasi, Rumah Belajar, dan aplikasi Daring lainnya. Sementara itu, untuk siswa yang tidak memiliki handphone atau laptop yang bisa digunakan untuk belajar Daring diberikan tugas untuk dikerjakan di rumah. “Siswa yang terkendala sarana di SMPN 1 Kendari ada beberapa dan itu sudah kita identifikasi langsung. Sedangkan untuk siswa yang belajar daring dari rumah berjalan aman dan lancar, kami berharap wabah Covid-19 ini segera berakhir,” katanya.

Dalam hal ini peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mengawasi anak, baik untuk belajar dan memantau kondisi kesehatan anak, sehingga anak tidak ke luar rumah kecuali untuk pemeriksaan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan mendesak. “Orang tua siswa memastikan putra/putrinya melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah masing-masing dan membatasi kegiatan di luar rumah, terlebih kegiatan yang melibatkan banyak massa,” harapnya. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy