385 Perusahaan Tambang di Sultra Diminta Berkontribusi Tangani Covid-19 – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

385 Perusahaan Tambang di Sultra Diminta Berkontribusi Tangani Covid-19

KENDARIPOS.CO.ID — Ratusan Izin Usaha Pertambangan dikuasai puluhan perusahaan yang beroperasi di Sultra. Mereka mengeruk mineral dari kandungan perut Bumi Sultra. Berton-ton mineral dikonversi menjadi rupiah dan dolar.

Namun ketika masyarakat Sultra sedang dilanda wabah virus Korona, hanya satu atau dua perusahaan saja yang tampil berempati dan memberikan kontribusi. Sebagian besar perusahaan pengeruk mineral itu tak berada dalam garis berpihak kepada masyarakat. Mereka memilih meringkuk. Kini, Pemprov Sultra menggugah sisi empat perusahaan tambang untuk ikut berkontribusi membantu pemerintah dan masyarakat.

Pemprov meminta keterlibatan perusahaan tambang di Sultra dalam percepatan penanganan dan antisipasi wabah virus korona. Terutama perusahaan tambang yang memiliki kelengkapan dokumen dan sudah melakukan Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) yakni sebanyak 106 perusahaan tambang.

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengungkapkan perusahaan tambang yang beroperasi di Sultra wajib hukumnya berpartisipasi dalam penanganan wabah virus korona. “Mereka (Perusahaan tambang) kan mencari nafkah dari kekayaan alam di Sultra. Maka sudah selayaknya mereka wajib untuk berpartisipasi membantu dalam penanganan virus korona ini,” tutur Ali Mazi di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, kemarin.

Ali Mazi mengaku telah melayangkan surat kepada setiap perusahaan tambang untuk berkontribusi menyalurkan bantuan yang diperlukan. “Dalam penyaluran bantuan, perusahaan tambang harus berkoordinasi dengan gugus tugas Covid-19 Sultra. Jangan menyalurkan bantuan itu secara mandiri karena pemerintah tidak akan tahu. Kalau terpusat di gugus tugas, bentuk pertanggungjawabannya jelas. Siapa memberi apa dan diperuntukan untuk apa saja. Kita ingin semuanya sesuai mekanisme dan tidak ada yang memanfaatkan kondisi ini,” ungkapnya.

Sampai saat ini, realisasi bantuan dari perusahaan tambang belum terlihat. “Sampai saat ini belum ada. Saya dapat informasi beberapa perusahaan akan membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi virus korona ini,” ujar Ali Mazi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Buhardiman mengungkapkan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran terkait keterlibatan perusahaan tambang dalam penanganan virus korona di Sultra. “Kemarin sudah ada surat yang ditandatangan Pj Sekda. Sekarang kita tunggu realisasinya saja,” ungkapnya.

Dalam surat permintaan partisipasi yang diteken Pj.Sekda Provinsi Sultra bernomor 443/1421 tanggal 26 Maret 2020, perusahaan diminta berpartisipasi menyediakan masker, hand sanitizer, kaos tangan dan alat pelindung diri (APD).

Untuk perusahaan tambang yang resmi dan tercatat sudah melakukan aktivitas saat ini adalah 106 perusahaan tambang. “Itu terdiri dari 69 perusahaan tambang nikel, logam dan batu bara. Sedangkan sisanya adalah perusahaan tambang batu,” pungkas Buhardiman.

Masih adanya perusahaan tambang di Kabupaten Kolaka yang belum berkontribusi disesalkan anggota Komisi III DPRD Kolaka, Syaifullah Halik. Peran dan empati mereka saat ini sangat dibutuhkan agar penyebaran virus korona dapat ditekan. “Saya kira hanya beberapa perusahaan yang melaksanakan imbauan Pemprov tersebut. Bahkan, masih ada juga sebagian perusahaan yang sama sekali belum ada kontribusinya sesuai imbauan Pemprov Sultra,” ujarnya, kemarin. (yog/fad/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy