3.000 Siswa Miskin di Sultra Dapat Bantuan : Rp 1 Juta Per Siswa – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

3.000 Siswa Miskin di Sultra Dapat Bantuan : Rp 1 Juta Per Siswa

Penandatanganan berita acara Musrenbang oleh Gubernur Sultra H. Ali Mazi (tengah), Wakil Gubernur Sultra H. Lukman Abunawas (kiri), dan Ketua DPRD Sultra H. Abdurrahman SHaleh (kanan) di Rujab Gubernur Sultra, Rabu (29/4).


KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra akan mengalokasikan anggaran bantuan untuk siswa miskin yang terdampak pandemi virus korona (Covid-19). Satu siswa mendapat jatah bantuan sekira Rp 1 juta. Dikbud Sultra menyiapkan anggaran bantuan untuk 3.000 siswa miskin di Sultra. Tidak hanya siswa, guru honorer SMA, SMK dan SLB akan mendapatkan bantuan.

Kepala Dinas Dikbud Sultra, Asrun Lio mengatakan rencana alokasi bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada siswa miskin yang terdampak pandemi Covid-19. “Kalau berdasarkan data Pemprov, setidaknya ada 3.000 siswa miskin. Siswa tersebut pun dianggap menjadi orang paling berhak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam hal pengurangan dampak yang dirasakan siswa miskin akibat pandemi Covid-19,” ujarnya tuturnya saat hubungi via selulernya, kemarin di Kendari.

Asrun Lio mengungkapkan setiap siswa miskin nantinya akan mendapatkan bantuan sekira Rp 1 juta. “Bantuan dalam bentuk uang tunai. Penyalurannya nanti hampir sama dengan pemberian beasiswa miskin bagi para siswa miskin yang sudah kita serahkan beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Dikbud Sultra juga akan memberikan stimulus bagi guru honorer SMA, SMK dan SLB yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Sultra. Setidaknya ada 300 guru yang belum mendapatkan SK dari gubernur. Para guru honorer itu terdampak pandemi Covid-19. “Khususnya bagi mereka yang belum mendapatkan SK dari gubernur. Rencana (bantuan) sekira Rp 1,5 juta selama tiga bulan. Tapi masih akan berubah, tergantung dari besar kecilnya anggaran yang diporsikan dalam penanganan covid-19,”imbuh Asrun Lio.

Pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara (Sultra). Untuk pemulihan ekonomi di tahun 2021, pemerintah pusat mengharapkan program prioritas di Sultra adalah sektor pariwisata dan ekspor. Hal ini diungkapkan Gubernur Sultra, Ali Mazi usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemprov Sultra dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemprov Sultra tahun 2021 bersama Kemendagri dan Kementerian Bappenas melalui video conference dari Rujab Gubernur Sultra, Rabu (29/4).

Ali Mazi mengatakan semua kegiatan pembangunan dan kegiatan lainnya terhambat karena pandemi virus korona. Berdasarkan isu strategis, sasaran dan prioritas pembangunan dalam RPJMD maka pembangunan Sultra di 2021 adalah peningkatan infrastruktur dasar, kewilayahan dan sumber daya manusia guna mendukung industri pertanian, pariwisata dan investasi untuk pertumbuhan berkualitas.Terdapat empat prioritas utama di dalamnya.

“Pertama, peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pemberantasan akses terhadap pelayanan dasar. Kedua, peningkatan daya saing perekonomian daerah melalui peningkatan nilai tambah sektor-sektor unggulan khususnya pariwisata dan ekspor. Ketiga, tata kelola pemerintahan yang baik. Keempat terkait pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui peningkatan infrastruktur dasar dan wilayah untuk mendukung konektivitas,”jelas Ali Mazi.

Prioritas yang ia sebutkan, akan menjadi arah dalam menyusun kebijakan pembangunan untuk tahun 2021 sebagai upaya untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan nasional dan daerah. “Pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan daerah menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan Sultra tahun 2018-2023 dengan visi terwujudnya Sultra yang aman, maju, sejahtera dan bermartabat. Saya berharap kita semua bersatu dan bersinergi agar dapat keluar dari kondisi memprihatikan saat ini sehingga kita dapat melaksanakan agenda pembangunan yang telah direncanakan,”kata suami Agista Ariany itu.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sultra Ali Mazi menjelaskan refocussing anggaran 2020 dalam penanganan Covid-19 yang diprioritaskan untuk penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan penyediaan jaringan pengaman sosial. (yog/rah/b)

4 Comments

4 Comments

  1. selvi sukaesi

    30 Apr 20 22:36 at 22:36

    alamat saya dileboea dusun mataparia

  2. Sahrin

    30 Apr 20 22:42 at 22:42

    Bagaimana dengan siswa miskin yang tidak memiliki KIP dan selama ini saya pribadi tidak pernah mendapat bantuan dari pihak sekolah padahal keadaan ekonomi keluarga kami sangat minim

  3. Anonim

    30 Apr 20 22:52 at 22:52

    Bagaimana cara daftarnya???

  4. selvi sukaesi

    30 Apr 20 23:26 at 23:26

    kendari pos co.id
    semoga saya terdaftar dengan ini alhamdulillah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy