Usulan Warga Muna Didominasi Infrastruktur – Kendari Pos
Muna

Usulan Warga Muna Didominasi Infrastruktur

LM. Rusman Emba saat menyalami masyarakat sebelum Musrenbang di Napabalano, kemarin. Sejumlah usulan warga ditampung dan kebanyakan masih pada peningkatan infrastruktur.

KENDARIPOS.CO.ID — Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun 2021 tingkat Kabupaten Muna terus berlanjut. Bupati dan seluruh organisasi perangkat daerah bertatap muka dengan masyarakat di dua titik yakni Lohia dan Napabalano dalam dua hari terakhir. Musrenbang di Lohia meliputi lima kecamatan yakni Lohia, Katobu, Kontunaga, Duruka dan Watopute. Sedangkan di Napabalano meliputi empat kecamatan yakni Batalaiworu, Lasalepa, Towea dan Napabalano.

Bupati Muna, LM. Rusman Emba, menerangkan ada lima program unggulan daerah yang berhasil masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional. Mulai pembangunan jalan Trans Muna dari Napabalano sampai Walengkabola, pelabuhan kontainer di Labunti, jembatan penghubung Muna-Konawe Selatan mulai dari Toli-Toli sampai Tampo sepanjang 3,7 kilometer, pengembangan kawasan transmigrasi Muna Timur dan peningkatan kawasan ekonomi wilayah. Ada pula pelebaran jalan Tampo Paelangkuta yang akan dimulai 2021 mendatang.

“Seluruh program itu menyentuh masyarakat Napabalano dan Muna Utara umumnya,” jelas Rusman Emba, kemarin. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan pembangunan tiga masjid di Napabalano senilai Rp 200 juta. Ia menjelaskan, Musrenbang digelar untuk memaksimalkan usulan masyarakat terkait pembangunan daerah. Dirinya berkomitmen mengupayakan semua usulan agar bisa terealisasi kendati dengan sistem skala prioritas. “Terpenting jaga kekompakan. Jangan mau di obok-obok dengan orang lain. Kita sudah letakan dasar pembangunan jadi tinggal penyempurnaan,” paparnya.
Tokoh Pemuda Napabalano, Harmoko, menjelaskan Pemkab selama ini sudah banyak menjawab kebutuhan masyarakat terkhusus di wilayah Tampo dan sekitarnya. Terutama berkaitan pembangunan SPAM Pentiro untuk memenuhi kebutuhan air bersih wilayah Lasalepa dan Napabalano. Demikian pula dengan pengaspalan jalan poros Tampo-Paelangkuta yang sudah tuntas. Usulan tahun 2021 sendiri meliputi sektor pertanian, infrastruktur, perikanan dan pemberdayaan pemuda.

Program itu adalah penurunan status Hutan Tanaman Industri (HTI) menjadi kawasan pertanian. Pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan penghubung pasar kecamatan di Kelurahan Tampo. Sektor perikanan, Harmoko meminta Pemkab mengadakan pelatihan usaha dan bantuan sarana tangkap bagi nelayan. Sementara untuk program kepemudaan, ia mengusulkan revitalisasi lapangan Laskar Napabalano serta pembinaan bibit atlet. Masyarakat lain juga meminta perhatian pada sanitasi warga pesisir dan pelayanan PDAM. Termasuk perhatian pada sanggar seni kepemudaan.

Sementara usulan Musrenbang di Lohia, diantaranya peningkatan kualitas jalan SMP 3 sepanjang satu kilometer, pembangunan ruang bersalin di Puskesmas Waara, pembangunan drainase di SMAN 1 Lohia, pembangunan jalan Wakaginto sepanjang 2,5 kilometer serta pekerjaan jalan dan jembatan Lapodidi. Warga juga mengusulkan perbaikan pelayanan RSUD Muna, penataan distribusi Kartu Indonesia Sehat dan bahkan pembangunan lembaga perguruan tinggi agar bagi peserta didik yang ingin kuliah tidak perlu merantau ke keluar daerah.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Muna, La Mahi, menerangkan, Napabalano menjadi titik ketiga yang disambangi Bupati dan OPD untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Musrenbang digelar bergilir untuk memaksimalkan usulan pembangunan. Perencanaan APBD 2021 mendatang selain mengacu pada hasil Musrenbang, juga akan menyesuaikan pada rencana kerja OPD dan pokok pikiran DPRD Muna. “Kita upayakan usulan-usulan itu masuk di APBD 2021.Tetapi harus pakai skala prioritas karena keterbatasan anggaran,” imbuhnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy