Travel Wajib Layani Permintaan Refund Biaya Visa Umrah – Kendari Pos
Nasional

Travel Wajib Layani Permintaan Refund Biaya Visa Umrah

Ilustrasi jamaah umrah siap-siap berangkat ke tanah suci. Pemerintah Arab Saudi melarang masuknya jamaah umrah Indonesia menyusul wabah virus korona di Tiongkok.


KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Arab Saudi sudah mengeluarkan skema pengembalian (refund) biaya visa umrah. Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) wajib melayani refund jika ada jamaah yang memilih membatalkan perjalanan umrahnya.

Keterangan tersebut ditegaskan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali di Jakarta kemarin (4/3). Dia mengatakan, pengembalian dana membutuhkan kelengkapan dan pengisian formulir oleh PPIU. ’’Nanti jamaah ditawari. Apakah menunggu atau refund,’’ tuturnya.

Nizar menyatakan, Kemenag bersikap netral. Yakni, memberikan kebebasan kepada calon jamaah umrah untuk menentukan sikap. Apakah mau sabar menunggu larangan penerbangan umrah dicabut, kemudian menjadwal ulang perjalanan umrahnya, atau memilih pengembalian biaya umrah. Jika ada jamaah yang memilih refund, Kemenag mendorong PPIU untuk memenuhi kewajibannya. ’’Pokoknya (jamaah minta, Red) refund, kewajiban pemerintah mendorong PPIU untuk mengembalikan,’’ kata dia.

?Viral di sejumlah media Indonesia, berita bahwa Pemerintah Arab Saudi telah menangguhkan pelaksanaan umrah sepanjang 2020. Namun berita itu langsung dibantah stake holder terkait. Karena belum ada keterangan resmi dari pemerintah Arab Saudi.

Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Endang Jumali menegaskan bahwa sampai saat ini belum menerima informasi resmi terkait penundaan umrah dari Arab Saudi. Akan tetapi, dia mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktur Urusan Travel Umrah Saudi Abdurrahman Al Segaf dan memastikan bahwa berita tersebut tidak benar.

“KUH (Kantor Urusan Haji) KJRI Jeddah sudah berkoordinasi dengan Abdurrahman Al Segaf. Dia mengatakan bahwa informasi tentang penutupan umrah selama 1 tahun di 2020 itu tidak benar,” ujar Endang dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (5/3).

Kemudian dengan pelaksanaan ibadah haji di 2020, kata dia, persiapannya terus berjalan. Karena ?belum adanya keputusan dari Arab Saudi untuk membatalkan pelaksanaan ibadah haji. ?”Demikian juga terkait pelaksanaan haji tahun ini. Persiapan terus berjalan. Sampai saat ini belum ada keputusan terkait dibatalkannya pelaksanaan haji dari Saudi,” katanya,

Hal senada disampaikan Pembantu Staf Teknis Haji (STH) I KUH KJRI Jeddah, Amin Handoyo. Dia mengatakan sudah melakuakan konfirmasi ke call center Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di nomor 00966920002814. “Saya konfirmasi ke call center dan ada penjelasan bahwa berita penundaan 1 tahun itu tidak benar,” katanya.

Menurut Amin, ?pengumuman yang benar adalah bahwa penangguhan itu bersifat sementara sampai batas yang akan diumumkan kemudian. “Untuk perkembangannya bisa dipantau melalui Twitter Kementerian Haji dan Umrah,” pungkasnya.? (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy