Tak ada Jaminan Sultra Bebas Corona, Setiap RS Wajib Siapkan Ruang Isolasi – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Tak ada Jaminan Sultra Bebas Corona, Setiap RS Wajib Siapkan Ruang Isolasi

KENDARIPOS.CO.ID — Tak ada jaminan Sultra bebas dari ancaman virus Corona (Covid-19). Apalagi seribuan lebih TKA asal Cina bekerja perusahaan tambang di Morosi, Konawe. Mereka datang silih berganti.

Delapan provinsi di Indonesia yang semula adem-adem kini terpapar Covid-19. Pasien positif Covid-19 terus bertambah. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes sekaligus juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkap jumlah penderita penyakit yang disebabkan virus corona Covid-19 kini menjadi 117 orang.

Sultra mesti mewaspadai ancaman Covid-19. Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir dan Rumah Sakit dr.Ismoyo Kendari (RS Korem) bergegas memutuskan langkah antisipasi. Gubernur dan Wali Kota Kendari menginstruksikan beberapa langkah strategis menangkal masuknya Covid-19 di Sultra. Sedangkan manajemen Rumah Sakit dr.Ismoyo Kendari (RS Korem) membangun posko Covid-19.

Semalam, Gubernur Sultra, Ali Mazi segera mengumpulkan pimpinan OPD lingkup Pemprov Sultra. Pimpinan Forkopimda turut hadir di rumah jabatan gubernur. Ali Mazi menginstruksikan beberapa langkah strategis dalam upaya pencegahan virus Corona di Sultra. Gubernur juga meminta warga Sultra jangan panik.

“Dinkes kabupaten dan kota dan seluruh OPD segera lakukan pertemuan dengan seluruh kepala Puskesmas dan direktur RS di wilayahnya untuk penyamaan persepsi tentang kategori suspect corona. Hal ini agar tidak ada perbedaan pendapat yang meresahkan masyarakat,” ujar Ali Mazi.

Membentuk tim di rumah sakit (RS) sebagai langkah penanganan. Setiap RS pemerintah wajib menyiapkan ruang isolasi. “Apabila sudah siap, segera laporkan ke Pemprov Sultra agar dijadikan RS rujukan virus Corona,” perintah Ali Mazi.

Daerah-daerah yang memiliki bandara di perintahkan Ali Mazi agar segera menyiapkan ruang isolasi, seperti Wakatobi, Baubau, Muna dan Kolaka. “Siapkan alat pengukur suhu tubuh dan fasilitas cuci tangan. Kalau ditemukan seseorang yang bersuhu tubuh di atas 38 derajat celcius maka langsung di isolasi di bandara atau langsung dibawa ke RS untuk diawasi. Seluruh bandara harus punya satu
ruang isolasi,”terangnya.

Selain itu, agar masyarakat tidak panik, lakukan gerakan silent serta menyiapkan sarana prasana alat pelindung diri (APD) dan melatih tenaga kesehatan cara merawat pasien suspec maupun positif. “Selain itu, mari mengubah cara bersalaman dengan meletakkan kedua tangan di depan dada. Jangan sungkan dan jangan malu demi mencegah corona,” pinta Ali Mazi.

Gubernur juga meminta masyarakat Sultra membatasi kunjungan ke tempat umum, pusat belanja dan obyek wisata. Selain itu, restoran, hotel-hotel, tempat kerja, sekolah dan kampus menyiapkan tempat cuci tangan. “Malam ini, saya instrusikan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menghentikan sementara proses belajar mengajar ditingkat SD, SMP, SMA maupun kampus atau mahasiswa kurang lebih 14 hari. Bisa diperpanjang tergantung situasi dan kondisi,” tegas Ali Mazi.

Di tempat berbeda, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menginstruksikan seluruh siswa di TK, SD dan SMP diliburkan selama 14 hari. “Libur mulai berlaku Senin, 16 Maret 2020 (hari ini, red). Karena ini kebijakan dan kewenangan dari Pemkot maka saya minta proses belajar mengajar di TK, SD dan SMP dilakukan di rumah selama dua minggu. Setelah itu, kita akan evaluasi kembali,” ujar Sulkarnain Kadir saat ditemui Kendari Pos di RSUD Kota Kendari, Minggu (15/3).

Proses libur yang dimaksud Sulkarnain bukan seperti biasa, namun proses belajar mengajar dilakukan di tempat berbeda. “Lokasi belajarnya dipindahkan ke rumah. Jadi aktivitas di sekolah yang kita liburkan. Untuk proses pembelajaran, diserahkan kepada orang tua siswa masing-masing, dengan tugas sekolah tetap dijalankan seperti biasa,” jelas Sulkarnain.

Selain itu, Sulkarnain menginstruksikan menutup sementara tempat aktivitas umum selama sebulan, antara lain, lokasi car free day (CFD) di taman kota, wisata pantai Nambo. “Ini juga akan dievaluasi nantinya. Masyarakat diharapkan mengerti dan memahami kondisi yang sedang terjadi saat ini, semua itu dilakukan demi keselamatan kita semua,” tegasnya.

Antisipasi Pemkot menghindari Covid-19 dengan mengimbau agar menunda berada di lokasi keramaian seperti pusat perbelanjaan dan tempat lain. “Untuk sementara aktivitas shalat di masjid tidak menggunakan karpet. Ini langkah preventif agar dapat meminimalisir potensi terjadinya penularan,” pungkas Sulkarnain.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Sartini Sarita menuturkan peniadaan sementara aktivitas di seluruh sekolah selama dua pekan adalah kesepakatan bersama dalam upata mengantisipasi potensi penyebaran virus Corona yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. “Hal ini langkah pencegahan. Sebab, Covid-19 sangat mudah menyerang seseorang yang tidak memiliki daya tahan tubuh yang bagus. Termasuk anak-anak,” ujarnya saat dihubungi Kendari Pos, Minggu (15/3).

Peserta didik yang diliburkan dari aktivitas di sekolah tetap dipantau sekolah masing-masing melalui grup WhatsApp orang tuanya.
“Setiap orang tua siswa itu menjadi anggota grup WhatsApp di sekolah anaknya. Sehingga, memudahkan para guru mengontrol anak-anak yang diliburkan,” kata Sartini.

Setiap hari guru akan mengirim materi pembelajaran siswa melalui grup WhatsApp. Termasuk dalam hal pengerjaan Ulangan Tes Sekolah (UTS). “Untuk soal-soal UTS akan dikirimkan via WhatsApp oleh guru. Begitupun jawaban siswa,” terang Sartini.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinkes Sultra, dr.Andi Hasnah mengatakan ruang isolasi bukan hanya disiapkan di rumah sakit (RS) tetapi juga di setiap bandar udara. Adapun langkah pencegahan virus Corona dengan selalu mencuci tangan sebelum menyentuh wajah. “Menjaga kesehatan dengan konsumsi sayur, buah-buahan, olahraga dan istirahat.

Pasien dengan keluhan demam sebaiknya memakai masker dan memeriksakan diri di pelayanan kesehatan terdekat,” ujarnya kepada Kendari Pos, Minggu (15/3). (rah/yog/idh/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy