Tabe’ Inggomiu, Oleh : La Ode Diada Nebansi – Kendari Pos
Kolom

Tabe’ Inggomiu, Oleh : La Ode Diada Nebansi

La Ode Diada Nebansi

KENDARIPOS.CO.ID — Penampilan 1200-an Rider di Pondidaha pada Sabtu akhir pekan kemarin, bukan sekadar menjajal medan rely wilayah utara-selatan Konawe, tapi lebih dari itu: lihatlah alam Konawe yang subur menghijau. Sawah ladang indah dipandang. Tanah rawa pun menyimpan sejuta pontensi pertanian dan rakyat di ambang sejahtera. Pemerintah setempat menginginkan: lihatlah Konawe dari dekat. Jangan dengar dan nonton dari berita, tapi datanglah. Lihatlah. Itulah Konawe sampai dengan hari ini.

Melintasi alam Konawe, para Rider tentulah akan menyaksikan pemukim di pedalaman yang ternyata bisa hidup sejahtera. Terkesan pedalaman, tapi dari rumah-rumah penduduk memberi kesan: ekonomi daerah ini cukup maju. Betapa tidak, rumah permanen yang kokoh, ataupun rumah tradisional tetapi tetap terlihat kokoh, pertanda bahwa masyarakatnya tersentuh dari berbagai bidang pembangunan. Jangan bilang karena nikel atau area tambang. Bukan. Itu semua karena machingnya program pembangunan daerah dengan keinginan masyarakatnya.


Istilah para pelaku pembangunan dan pemerintahan menyebutnya: APBD Konawe menjawab kebutuhan masyarakat. Sebenarnya, tanpa melintasi alam Konawe pun, semua kita sudah dapat menebak seperti apa rakyat Konawe, hanya dengan melihat penampilan Bupatinya, Kery Sjaiful Konggoasa. Bayangkan, masuk kantor mengenakan sepatu boat, atau sepatu lumpur, bukan pemandangan asing.

Bagi Kery, tampilan dengan sepatu lumpur adalah hal yang sudah biasa. Maaf, sepatu lumpur bukan untuk kapujian, tapi naluri dan hasrat mensejahterakan rakyatlah yang menyebabkan ia harus tampil cuek seperti itu. Dus, ini juga pengalaman ketika ia masih berstatus rakyat biasa yang akrab dan kental dengan kebun, berkebun, mencangkul, turun ke sawah dan piara sapi. Hampir tuntas dua periode ia menjabat Bupati Konawe, Kery sudah berkesimpulan bahwa, mensejahterakan rakyat, mengangkat ekonomi petani, mendekati petani, membahagiakan rakyat tak butuh kalimat-kalimat intelek. Ia menyadari itu. Namun, ia juga menyadari bahwa kesejahteraan tak butuh kalimat intelek tapi pendidikan tetaplah penting. Karena itu, peningkatan sumber daya manusia dari sektor pendidikan juga digempur.

Sederhana kalimatnya, tapi jitu dalam hal pencapaian sasaran dari setiap program pembangunan daerah.Konawe sudah tuntas. Kini, Kery harus berpikir lebih luas lagi. Dan, jalan untuk berpikir lebih luas itu sudah dirintis. Orang-orang di sekeliling Kery memintanya untuk memikirkan
Sulawesi Tenggara (Sultra). Dan, nampaknya ia respons. Di hadapan aktifis media ia bercerita tentang tekad seorang yang mampu dan dicintai rakyatnya ke jenjang lebih tinggi. Sebutlah dari kabupaten ke provinsi atau dari bupati ke gubernur.

Gayung bersambut, para politisi lokal Sultra pun, ketika membicarakan kandidat, nama Kery masuk dalam deretan papan atas. Menyebut kandidat dari Konawe Raya, tak lepas dari nama Lukman Abunawas, Kery Konggoasa, Surunuddin dan Ruksamin. Dari Buton Raya ada nama Umar Samiun yang kerap disebut. Dari Muna Raya, ada nama Ridwan Bae, LM Rajiun Tumada dan LM Rusman Emba yang santer disebut.
Tapi, dari semua itu, Kery Konggoasa-lah yang tampil terbuka merintis jalan ke Bumi Praja Andunohu, tempat gubernur berkantor. Bagi rival, tampilan Kery adalah ancaman. Tapi, bagi rakyat, mereka berpikir sederhana: Kalau rakyat Konawe bisa meningkat ekonominya, ambang batas kesejahteraan hidup tercapai bahkan lebih, ya, mau cari apalagi.

Hipotesanya, kalau sukses di Konawe, ya, kemungkinan besar juga akan sukses di Sultra. Lebih-lebih lagi, mantan Gubernur Nur Alam sudah memberi contoh cara mebangun proyek monumental dan spektakuler yang dapat dilihat dari jembatan Bahteramas, lalu Gubernur Ali Mazi yang dalam waktu sesingkat-singkatnya membangun Jalan Tol Toronipa dalam rangka pembangunan kepariwisataan secara menyeluruh di Sulawesi Tenggara, maka cara-cara dan contoh para gubernur senior inilah yang akan melengkapi khasanah dan frame berpikir KSK atawa Kery Sjaiful Konggoasa.Tabe’ Inggomiu. (nebansi@yahoo.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy