Surunuddin Santuni Bocah Penderita Gizi Buruk – Kendari Pos
Konawe Selatan

Surunuddin Santuni Bocah Penderita Gizi Buruk

Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga saat menjenguk bocah penderita gizi buruk yang dirawat di BLUD RSUD, kemarin

KENDARIPOS.CO.ID — Akbar, buah hati pasangan Muh. Amin dan Manatia divonis menderita gizi buruk. Usia dan berat badan bocah tersebut, tidak sesuai dengan standar kesehatan. Pasca masuk Rumah Sakit pada 2 Maret lalu anak berusia 11 tahun ini hanya memiliki berat badan 9,8 kilo. Kondisi itu dianggap abnormal. Oleh dokter di BLUD RSUD Konawe Selatan (Konsel), Akbar juga divonis menderita penyakit katarak kongenital.

Mengetahui kondisi itu Bupati Konawe Selatan, H. Surunuddin Dangga yang rutin melakukan kunjungan pada instansi layanan publik, langsung menjenguk Akbar. Sebenarnya, Akbar dan keluarganya, sesuai identitas Dinas Catatan Sipil bukanlah warga Konawe Selatan. Mereka tercatat berdomisili di Kabupaten Kolaka. Namun hal itu tidak menyurutkan niat Surunuddin untuk memberikan atensi. Sense of humanity yang begitu besar dari Konsel-1 ini yang membuatnya ingin melihat langsung kondisi Akbar dan juga mendapatkan keterangan terkait penanganan medis dari pihak Rumah Sakit.

Usai melihat kondisi bocah tersebut, Bupati juga berdiskusi singkat dengan orang tua Akbar, sekaligus menyerahkan bantuan pribadi pada Manatia, Ibunda Akbar. “Buat beli makan dan beli susu. Semoga lekas sembuh anaknya,” harap Bupati. Tidak hanya itu, Bupati yang didampingi langsung Direktur BLUD RS Konawe Selatan, Dr. Boni Lambang Pramana, M.Kes serta Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setkab Konsel, Erna Yustiana juga memberi saran kepada orang tua Akbar. Jika mau pindah domisili menjadi warga Konawe Selatan, maka pihaknya bisa dengan lebih mudah membantu untuk memberikan fasilitas layanan kesehatan yang sumber biayanya dari Pemerintah. Termasuk layanan fasilitas lain seperti bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk pasangan yang hanya bertahan hidup sebagai penjaga empang itu.

Menanggapi hal tersebut, Manatia ibunda Bocah Akbar mengaku berterima kasih atas atensi dan bantuan yang diberikan oleh Bupati. Ia mengaku akan segera mengurus syarat administrasi yang ditentukan agar bisa pindah domisili. Mewakili tim medis yang menangani Akbar, Dr. Boni Lambang Pramana, M.Kes mengatakan progres penanganan pasien gizi buruk tersebut menunjukkan arah yang positif. Program penanganan komprehensif terkait penyakit gizi buruk tersebut, diakuinya diterapkan pada pasien Akbar.

“Dari tujuh hari penanganan medis, ada perubahan signifikan dari kondisi pasien. Berat badannya sekarang sudah naik menjadi 10,4 kilo. Kita akan tetap monitor. Untuk penanganan, kami bentuk tim yang dipimpin dokter, ahli gizi dan spesialis anak,” pungkas Boni. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy