Sudah 308 Pasien Positif Virus Korona di Indonesia, 25 Meninggal Dunia – Kendari Pos
Nasional

Sudah 308 Pasien Positif Virus Korona di Indonesia, 25 Meninggal Dunia

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah mengoreksi jumlah data pasien positif terinfeksi virus korona atau Covid-19. Total pasien terinfeksi sebanyak 308 pasien, sebelumnya dinyatakan terdapat 309 pasien yang positif korona. “Ada sedikit kesalahan dan sudah diklarifikasi dengan tim surveilans di PHEOC untuk data provinsi Riau pada tanggal 19 Maret tidak ada penambahan kasus. Jadi sampai saat ini kasus di Riau masih tetap satu kasus. Mohon dapat dikoreksi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo melalui keterangan tertulis, Kamis (19/3).

Sebelumnya, juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyatakan, pasien positif terinfeksi virus korona menjadi 309 kasus. Paling banyak berasal dari DKI Jakarta dengan tambahan kasus baru sebanyak 52 kasus. Bahkan, kasus positif lainnya sudah cenderung menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia. Bali tambah 1 kasus, Banten tambah 27 kasus, DIY tambah 5 kasus, DKI Jakarta tambah 52 kasus, Jawa Barat tambah 2 kasus, Jawa Tengah tambah 4 kasus, Jawa Timur tambah 1 kasus, Kalimantan Barat tambah 1 kasus, Kalimantan Timur tamhah 2 kasus, Kepulauan Riau tambah 2 kasus, Sumatera Utara tambah 1 kasus, Sulawesi Tenggara tambah 3 kasus, Sulawesi Selatan tambah 2 kasus, Riau tambah 1 kasus.

Artinya dibanding kemarin, Rabu (18/3) yakni 227 kasus, hari ini Kamis (19/3) bertambah 82 kasus baru hanya dalam 24 jam. Sedangkan kasus sembuh hanya 15 orang. Sementara itu, penambahan kasus meninggal tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Ada 17 jiwa di DKI Jakarta, Jawa Tengah 3 jiwa, Bali 1 jiwa, Banten 1 jiwa, Jawa Barat 1 jiwa, Jawa Timur 1 jiwa, dan Sumatera Utara 1 jiwa. “Maka total kasus kematian 25. Ini adalah sekitar 8 persen dari kasus yamg kami rawat. Ini angka tinggi tapi dinamis yang setiap saat akan berubah. Semoga tak ada lagi kasus yang meninggal,” katanya. Beberapa kasus meninggal yang didapatkan terjadi pada rentang usia 45-65 tahun. Ada kasus meninggal juga yang terjadi pada seseorang 37 tahun. “Faktor lain hampir seluruhnya memiliki penyakit pendahulu dan sebagian besar diabetes, hipertensi, dan jantung kronis,” jelasnya. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy