Stok Pangan di Kolaka Tersedia, Warga Diimbau Jangan Panik – Kendari Pos
Kolaka

Stok Pangan di Kolaka Tersedia, Warga Diimbau Jangan Panik

Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei (tengah) bersama Kapolres, AKBP Saiful Mustofa dan Dandim 1412, Letkol Kav Amran Wahid saat meninjau stok pangan di gudang Bulog, swalayan dan Pasar Raya Mekongga.


KENDARIPOS.CO.ID — Dengan adanya kasus penyebaran virus corona di Sulawesi Tenggara, Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei meminta warganya untuk tidak panik dengan melakukan pembelian berlebihan. Sebab kata dia, stok pangan di Bumi Mekongga masih tersedia dan bisa memenuhi kebutuhan warga untuk beberapa bulan kedepan. “Baru-baru ini kami bersama Kapolres Kolaka dan Dandim 1412 Kolaka telah melakukan pemantauan stok pangan ke gudang Bulog, swalayan, dan pasar. “Berdasarkan pantauan kami, stok pangan khususnya beras masih aman hingga bulan depan. Pada April nanti juga akan ada beberapa kecamatan yang mengadakan panen padi,” ungkap Ahmad Safei, kemarin.

Kata Safei, dengan masih tersedia stok beras serta akan adanya panen pada April mendatang, maka ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dengan melakukan pembelanjaan bahan pokok secara berlebihan. Sebab stok pangan yang ada saat ini masih bisa mencukupi kebutuhan warga. “Memang tidak mungkiri, pembelian pangan meningkat drastis sejak isu corona ini merebak. Tapi eskalasi itu masih dalam kategori normal karena stok masih cukup. Satu penjual saja di pasar itu menyimpan stok yang dapat mencukupi hingga dua pekan. Itu satu penjual, sementara di pasar itu banyak pedagang,” ujarnya.

Kata Bupati Kolaka dua periode ini, yang menjadi kekhawatiran pihaknya saat ini apabila eskalasi pembelian tak normal karena adanya isu bahwa pasar akan ditutup. Sehingga masyarakat akan berbondong-bondong membeli kebutuhan untuk persediaan berbulan-bulan. “Isu pasar akan ditutup itu merupakan informasi tidak benar. Kemarin memang sempat masyarakat diberikan imbauan bahwa pasar ditutup sementara karena ada penyemprotan disinfektan. Jadi, karena waktu itu mau disemprot dulu, maka dulu ditutup beberapa saat, bukan dalam jangka waktu berhari-hari. Kan tidak bagus kalau orang menyemprot, baru penjualnya masih ada di tempat yang mau disemprot itu,” jelasnya.

Untuk mengoptimalkan ketersedian pangan, Safei mengingatkan para pelaku usaha pangan agar tidak bermain curang dengan melakukan penimbunan dan spekulasi. “Pedagang maupun distributor yang melakukan penimbunan akan dikenakan sanksi pidana. Siapa saja yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan ditengah merebaknya virus corona ini sehingga merugikan masyarakat maka akan dihukum. Sudah jelas aturannya,” ancam Kolaka-1 itu. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy