Soetrisno Bachir Gantikan Posisi Amien Rais di PAN – Kendari Pos
Nasional

Soetrisno Bachir Gantikan Posisi Amien Rais di PAN

Amien Rais

KENDARIPOS.CO.ID — Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais tampaknya benar-benar ”terdepak” dari kepengurusan periode 2020–2025. Dari struktur sementara yang beredar, mantan ketua MPR itu tidak masuk jajaran elite partai. Jabatannya sebagai ketua dewan kehormatan pada periode sebelumnya kini dipegang Soetrisno Bachir.

Informasi tersebut disampaikan langsung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat bertandang ke kantor DPP Partai Nasdem di Gondangdia, Jakarta Pusat. ”Mas Tris (sapaan Soetrisno Bachir, Red) sebagai ketua dewan kehormatan,” ungkapnya.

Lalu bagaimana posisi Amien Rais? Zulhas (sapaan Zulkifli Hasan) hanya menjawab diplomatis. ”Pak Amien selalu spesial di PAN,” elaknya. Namun, saat ditanya soal jabatan resmi besannya itu di dalam struktur DPP, wakil ketua MPR tersebut memilih tidak menjawab.

Zulhas justru membocorkan sejumlah nama di jajaran kepengurusan. Eddy Soeparno, misalnya, dipastikan tetap menjabat sekretaris jenderal (Sekjen). Sedangkan badan pemenangan pemilu (bappilu) dipimpin Yandri Susanto. Dua nama itu memang dikenal loyalis Zulhas dalam kongres PAN Februari lalu.

Loyalis Zulhas yang juga masuk jajaran elite adalah Totok Daryanto. Sumber tepercaya Jawa Pos di internal PAN menyebutkan, Totok didapuk sebagai bendahara umum. Sedangkan Viva Yoga Mauladi menjabat wakil ketua umum (Waketum). Nama lain yang juga masuk jajaran Waketum PAN adalah Asman Abnur dan Nasrullah. Asman Abnur adalah salah seorang calon ketua umum, tapi kemudian mundur dan memilih mendukung Zulhas.

Di sisi lain, Mulfachri Harahap dipastikan tidak masuk struktur DPP. Sebelumnya wakil ketua Komisi III DPR itu menjadi pesaing utama Zulhas dalam Kongres V PAN di Kendari Februari lalu. Tidak masuknya nama Mulfachri dibenarkan Totok Daryanto. ”Sepertinya Mulfachri tidak masuk (struktur DPP PAN, Red),” ujarnya.

Partai Amanat Nasional (PAN) terancam pecah usai terpilihnya kembali Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum di Kongres ke-5. Wacana pendirian partai baru yang bernama PAN Reformasi oleh loyalis Amien Rais pun menguat.

Salah satu Pendiri PAN Putra Jaya Husin mengatakan, saat ini Amien Rais belum setuju dengan rencana pendirian PAN Reformasi. Namun dirinya bersama dengan kader lainnya akan mendesak mantan Ketua Umum PAN pertama itu untuk menyetujuinya. “Kami akan mendesak Pak Amien agar setuju mendirikan partai baru,” ujar Putra Jaya saat dihubungi, Rabu (11/3).

Putra Jaya mengatakan, ada 160 DPD dan DPW yang menginginkan supaya PAN Reformasi bisa terbentuk. Hal ini ia yakini akan menjadi besar dukungannya jika Amien Rais sudah menyetujui. “Inikan baru awal ya. belum ditanggapi Pak Amien Rais ya. kalau ditanggapi pak Amien akan lebih besar,” katanya.

Putra Jaya mengatakan alasan DPD dan DPW membentuk PAN Reformasi karena Zulkifli Hasan tidak menganggap lagi sosok Amien Rais. Bahkan dalam kepengurusan Zulkifli Hasan 2020-2025 sudah tidak ada lagi nama Amien Rais.

Oleh sebab itu untuk mewujudkan cita-cita partai. Maka pendiri, pengurus DPD dan DPW menganggap bahwa PAN baru harus lahir. Sehingga bisa memisahkan diri dari PAN yang saat ini dikomandoi oleh Zulkifli Hasan. ”Kalau sekarang ini sudah lari dari cita-cita didirikannya PAN,” ungkapnya.

Sebelumnya, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Asri Anas mengaku adanya usulan supaya gerbong Amien Rais membentuk partai baru. Namanya adalah PAN Reformasi. Asri Anas menjelaskan, kenapa PAN Reformasi diwacanakan dibentuk. Hal itu karena Zulkifli Hasan lagi menganggap Amien Rais selaku pendiri PAN. Seperti misalnya dalam kepengurusan PAN yang baru Amien Rais tidak dilibatkan.

?”Pak Amien dari pada diperlakukan tidak benar oleh Zulkifli Hasan dan sebagai petinggi, tidak dihormati, tidak diajak bicara sama sekali. Nah teman-teman mendorong agar dibentuk partai PAN Reformasi,” ujar Asri kepada JawaPos.com, Rabu (11/3).

Asri mengatakan sejauh ini sudah ada 20 DPD dan DPW yang menginginkan PAN loyalis Amien Rais membentuk PAN Reformasi. Termasuk juga ada 3.000 kader yang setuju dengan usulan itu. ”Pak Amien tidak dihormati dan itu sangat tidak etis. Pak Zul ini sudah banyak menikmati dari partai ini. Pak Amien berdarah-darah membangun partai ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) terpilih Zulkifli Hasan menanggapi adanya gerakan loyalis Amien Rais yang menginginkan partai baru yakni, PAN Reformasi. Menurut ketum PAN dua periode itu, dalam iklim demokrasi saat ini wajar adanya perbedaan pandangan. Apalagi di dalam organisasi kepartaian seperti PAN ini. “Biasa kalau begini ya. Ini risiko demokrasi. Memang begitu keras karena adanya pilihan yang berbeda,” ujar Mantan Ketua MPR yang akrab disapa Zulhas di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/3).

Sementara itu, terkait posisi Amien Rais sebagai Ketua Dewan Kehormatan yang digantikan dengan Soetrisno Bachir. Zulhas mengatakan, posisi Amien Rais tidak terganti sebagai pendiri partai. “Pak Amien itu kan pendiri. Pendiri utama. Tokoh kita, pemimpin PAN. Jadi Pak Amien spesial di PAN,” ungkap Zulkifli Hasan. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy