Setubuhi Anak Dibawah Umur, Pria Beristri Mendekam di Polsek Poasia – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Setubuhi Anak Dibawah Umur, Pria Beristri Mendekam di Polsek Poasia

KENDARIPOS.CO.ID — Malang nian nasib sebut saja Mawar. Anak yang masih dibawah umur ini harus kehilangan kegadisannya di usia relatif muda 13 tahun. Rayuan maut teman dekatnya, lelaki tanggung berinisial J (23) berhasil memperdayainya. Bukan hanya sekali, Mawar direnggut kehormatannya hingga empat kali di sebuah rumah kost. Padahal hubungan asmara Mawar dan J yang merupakan warga Andounohu belum lama.

Kejadian itu terjadi pada tanggal 5 Maret. Mawar yang dibawa kencan J tak pulang ke rumah. Keluarga korban yang khawatir lalu mencari keberadaan Mawar. Sehari setelah kabur, Mawar balik ke rumah. Ia lalu diinterogasi keluarga. Di situlah, Mawar mengaku telah dicabuli. Mendengar hal itu, keluarga korban pun melaporkan kasusnya ke Polsek Poasia.

Tersangka pencabulan anak di bawah umur, J (baju hitam, merah) tertunduk saat digelandang ke Polsek Poasia. Atas perbuatan tersebut, J terancam hukuman 15 tahun penjara.

Atas laporan itu, Polisi bergerak cepat dan langsung menangkap Pelaku di Jalan Malaka Kota Kendari, Selasa (10/3) malam. J tak berkutik ketika dimintai keterangannya atas hubungan yang dilakukan dengan Mawar. Kapolsek Poasia AKP Slamet Budiyono mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari keluarga korban. Meski keduanya menjalin asmara, tapi korban adalah anak dibawah umur. Atas kasus ini, pelaku tetap diproses hukum. “Kita amankan sejak semalam. Pelaku sudah mengakui perbuatannya,”tutur Slamet Budiyono.

Dia menyebutkan, pelaku bertemu korban belum lama. Setelah saling kenal, pelaku mengiming-ngimingi korban untuk menikah. Padahal sang pelaku tersebut telah memiliki istri dan anak. Tergiur dengan ucapan pelaku, Mawar lalu menurut. Dia kemudian mendapat pelecehan disebuah kost. Atas kasus ini, Slamet menerapkan pasal kepada pelaku yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (“UU Perlindungan Anak”) sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak(“UU 35/2014”). “Pelaku bakal dijerat pada pasal 81 ayat 1 Junto Pasal 76 dengan ancaman 15 Tahun penjara. Saat ini pelaku ditahan di Polsek Poasia,”katanya. (c/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy