Rp 29 Miliar DAK Fisik Pemkab Muna Batal Lelang – Kendari Pos
Muna

Rp 29 Miliar DAK Fisik Pemkab Muna Batal Lelang

La Mahi

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna ikut melakukan penyesuaian pelaksanaan kegiatan pembangunan yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2020 setelah keluarnya surat edaran Menteri Keuangan. Lelang sejumlah paket pekerjaan senilai Rp 29 miliar terpaksa dihentikan. Sementara untuk anggaran Rp 168 miliar paket proyek lainnya tetap dilanjutkan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muna, La Mahi, menerangkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengeluarkan SE nomor S-247/MK.07/2020 tertanggal 27 Maret lalu tentang penghentian pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari DAK fisik tahun ini. Kebijakan tersebut berkaitan dengan penanggulangan pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai bencana nasional. Namun edaran tersebut masih berlaku pengecualian. “Kalau yang sudah terlanjur lelang dan dokumen kontraknya telah dibuat, dibolehkan untuk lanjut,” katanya saat ditemui di Galampano Raha, Senin (30/3).

Ia menerangkan, total DAK tahun ini mengalir di Muna berjumlah Rp 197 miliar. Sebagian telah melalui proses lelang dan lainnya masih berproses. Sesuai petunjuk Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, proyek yang dokumen kontraknya telah dibuat sebelum tanggal 27 Maret tetap dapat dilanjutkan. Proses pencairan anggaran boleh dilakukan. “Yang mengalami penundaan hanya untuk Rp 29 miliar. Sudah kami pilah,” jelasnya.

Mantan Camat Maligano tersebut menerangkan, proyek yang mengalami penundaan diantaranya pada bidang transportasi laut, pasar kecamatan, perikanan dan air bersih. Terkait penundaan itu, kata dia, akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah pusat ihwal kemungkinan pengalihan pos anggaran. Namun ia memastikan, dananya tetap akan menjadi hak daerah. “Hanya mungkin dialihkan atau seperti apa. Tetapi pasti uangnya tetap di Muna,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Syahrun, Kepala Bagian Unit Lelang Pengadaan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Muna menerangkan, diantara pekerjaan yang telah selesai melewati proses lelang adalah sembilan paket peningkatan jalan senilai Rp 42 miliar. Antara lain jalan Motewe-Pokadulu, jalan Paelangkuta, jalan Abdul Kudus, Lakapodo-Wakadia, Ghonsume dan jalan Bonea-Kombungo. Proyek tersebut telah selesai pembuatan kontrak. Pemenang lelang dibolehkan mengajukan pencairan tahap pertama. “Kegiatan tersebut berlaku pengecualian dari surat edaran itu, selain paket kegiatan pendidikan dan kesehatan juga,” imbuhnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy