Residivis Pencurian Tabung Gas Dibekuk – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Residivis Pencurian Tabung Gas Dibekuk

Kapolsek Kemaraya Iptu Ridwan (kanan) bersama tersangka pencurian tabung gas berinisial HA (25), dan JF (36) di Polsek Kemaraya

KENDARIPOS.CO.ID — Polisi berhasil meringkus dua pelaku pencurian tabung gas berinisil HA (25), dan JF (36). Pelaku diringkus di dua tempat yang berbeda atau kediamannya masing-masing. Dalam aksinya, pelaku menggunakan mobil rental. Untuk mengaburkan aksinya, plat nomor kendaraan diganti. Hasil jarahan selama beraksi di jual di sejumlah daerah seperti Buton, Konawe dan Buton.

Kapolsek Kemaraya Iptu Ridwan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua pelaku ini merupakan residivis pencurian tabung gas. Saat ini, pihaknya masih mengembangkan kasus ini. “Dari laporan tersebut, kami langsung bergerak, dan menyelidiki kejadian tersebut. Kami berhasil menangkap kedua tersangka di rumah kos mereka,” beber Iptu Ridwan, Jumat (27/3).

Dalam aksi kali ini, kedua pelaku ini menjalankan aksinya di dua lokasi. Pertama di kediaman Nurhadi Harid, jalan Bunga Tanjung Kelurahan watu-watu. Kedua di Toko Rumah Ayam Geprek Bosku di jalan H.Alala. Di rumah Nurhadi, kedua pelaku menjarah 28 biji tabung 3 kg. Di lokasi kedua, pelaku mencuri kompor gas, dan tabung 5,5kg. Pelaku beraksi saat dini hari pukul 00.20 Wita hingga 05.00 Wita.

Dari pengakuan tersangka, hasil jarahannya di jual ke beberapa daerah, yaitu Buton, Konawe, dan Muna. Atas perbuatan tersebut, kedua pelaku di jerat pasal 363 ayat satu (1) dengan ancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun. “

Kedua pelaku menjalankan aksinya dengan merental mobil, dan mengganti platnya, untuk mengelabui pemilik atau tetangga dari korban mereka,” pungkasnya. (b/m1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy