Polda Sultra Amankan 12 Pengunjuk Rasa – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Polda Sultra Amankan 12 Pengunjuk Rasa

Sejumlah pengunjuk rasa diangkut menggunakan kendaraan. Polisi bersikeras membubarkan masa, sesuai dengan Maklumat Kapolri, Jenderal Idham Azis bahwa dilarang melakukan Demonstrasi dalam rangka mencegah penularan Covid 19.

KENDARIPOS.CO.ID — Aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah mahasiswa di Kantor DPRD Sultra berangsur ricuh. Sejumlah Mahasiswa dibubarkan anggota Kepolisian Polda Sultra dan Polres Kendari karena tetap menggelar aksi meskipun telah dilarang. Polisi bersikeras membubarkan masa, sesuai dengan Maklumat Kapolri, Jenderal Idham Azis bahwa dilarang melakukan Demonstrasi dalam rangka mencegah penularan Covid 19.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, mereka menuntut Pemerintah Sultra untuk meliburkan tenaga kerja dan mendesak Mabes Polri untuk menuntaskan kasus Penembakan Mahasiswa UHO, Randi Adriansyah. Mereka membawa aliansi Mahasiswa Menggugat. Belasan Mahasiswa ini diamankan oleh polisi, lantaran pula tak memiliki surat izin dari Kepolisian.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP La Ode Proyek mengatakan, ada 12 masa yang diamankan. Mereka masa yang tak diketahui karena sebagian memakai pakaian biasa dan memakai Almamater Mahasiswa. Polisi juga masih memeriksa ke 12 orang ini untuk mengetahui status.

“Statusnya masih diamankan. Mereka diamankan lantaran tetap menggelar aksi, padahal sudah dilarang melalui Maklumat Kapolri,”tegas La Ode Proyek.

La Ode menghimbau agar kegiatan ini tak terulang. Sebab, saat ini Pemerintah sedang fokus mencegah penanganan penyebaran Covid 19. Untuk ke 12 orang ini bakal diperiksa di Polda Sultra. Sebagian lainnya, adapula Korlap masa aksi yakni ketua MPM UHO berinisial B. (b/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy