Pilkada Serentak Berpotensi Diundur – Kendari Pos
Politik

Pilkada Serentak Berpotensi Diundur

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai, mewabahnya virus korona yang terjadi di Indonesia dapat mengganggu jalannya Pilkada serentak yang akan dilakukan September 2020. “DPR RI menilai, sangat mungkin virus Korona ini memiliki potensi mengganggu jalannya Pilkada Serentak 2020 ke depan,” ujar Dasco, Senin (16/3).

Oleh sebab itu, DPR meminta kepada pemerintah untuk mengkaji pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Sehingga bisa mencari solusi di tengah mewabahnya virus yang berasal dari kelelawar tersebut. “Misalnya apakah pelaksanaan Pilkada serentak dimudurkan atau tetap sesuai agenda yang sudah disepakati, dengan catatan memberlakukan mekanisme tertentu guna menghindari penyebaran virus Korona ini?,” katanya.

DPR juga meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) dan civil society yang bergerak dalam isu kepemiluan, untuk duduk bersama membuat kajian khusus dalam rangka merancang mekanisme pelaksanaan Pilkada serentak 2020. “Ini adalah alternatif dari Pemerintah apabila Virus Korona masih menjadi wabah nasional,” jelasnya.

DPR menilai ada langkah antisipatif dengan membuat model kampanye via media sosial. Penyebaran gagasan, program dan janji kampanye sementara dilakukan lewat media massa atau platform lain yang tak memerlukan tatap muka langsung. “Karena di era digital ini, kampanye tanpa tatap muka dan tanpa melibatkan massa banyak sangat mungkin dilakukan,” ucapnya.

Diketahui, Pilkada serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati. Adapun pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di sembilan provinsi. Yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah. Sementara pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati bakal digelar di 224 kabupaten. Rencananya, Pilkada akan digelar pada 23 September 2020. (wan/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy