Pilkada 2020, Dua Petahana Kunci Dukungan Golkar – Kendari Pos
Politik

Pilkada 2020, Dua Petahana Kunci Dukungan Golkar

Bupati Konsel, Surunuddin Dangga (batik kuning) saat menerima surat dukungan di Pilkada Konsel dari DPP Golkar di kantor DPP Golkar di Jakarta.


KENDARIPOS.CO.ID — Partai Golkar resmi mengusung LM. Rusman Emba dan Bupati Konawe Selatan (Konsel) sebagai bakal calon bupati di Pilkada Muna dan Konsel. Dukungan Golkar tersebut sekaligus menjadi tiket pertama yang dikantongi dua petahana itu untuk melaju ke pesta demokrasi tahun ini.

Rekomendasi Golkar untuk Rusman Emba dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat melalui surat bernomor B.177/GOLKAR/III/2020 yang diteken Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewick F. Paulus pada 20 Maret. Keluarnya rekomendasi itu menjadikan Golkar sebagai partai pertama yang mengeluarkan sikap resmi di Pilkada Muna. Keputusan itu agar bakal calon punya waktu konsolidasi lebih panjang.

Jatuhnya dukungan Golkar kepada LM. Rusman Emba tidak begitu mengejutkan. Rekomendasi partai Beringin memang sesuai permintaan DPD Golkar Sultra. Hal itu mengacu pada surat bernomor B.324/DPDGOLKAR/II/2020 yang terbit 29 Februari lalu perihal dukungan Golkar di Pilkada Muna. Keputusan itu diambil setelah memertimbangkan hasil survei partai pada bulan Februari.

Setelah terbitnya rekomendasi, Rusman diminta mencari tambahan kursi dari partai lain untuk menggenapi empat kursi Golkar. Seperti diketahui, syarat dukungan pasangan calon di Pilkada Muna sekurang-kurangnya diusung enam kursi parlemen. Itu artinya, Rusman harus meyakinkan partai lain setidaknya untuk tambahan dua kursi.

Rusman mengaku optimistis bisa menggandeng partai lain. Bahkan ia mengklaim sudah menguat di empat partai dengan jumlah 15 kursi, diluar partai Golkar. Misalnya Hanura dan PKB yang masing-masing sudah memberinya surat tugas. Ada pula PDIP sebagai partai tempatnya bernaung. Tambahan satu partai lain masih dirahasiakan. “Kemungkinan bisa 19 kursi. Koalisi gemuk,” jelasnya.

Soal penentuan nama wakilnya, Rusman masih menunggu kepastian partai koalisi. Jatah wakil akan dibicarakan secara internal sesama partai pengusung. Namun ia mengakui, setelah keluarnya rekomendasi Golkar, posisi Bahrun Labuta semakin kuat. Meski begitu, figur lain seperti Aisyah Ditu tetap menjadi opsi yang akan dibahas. “Kalau wakil, domainnya koalisi. Tinggal dilihat kemana mayoritas partai menentukan pilihan,” pungkasnya.

Dari Konsel dilaporkan, DPP Partai Golkar memutuskan mendukung petahana, Surunuddin Dangga di Pilkada Konsel. DPP Partai Golkar mengeluarkan keputusan berupa surat tugas Nomor : ST-74/DPP/GOLKAR/III/2020 kepada Surunuddin Dangga melalui Ketua Pemenangan Pemilu (PP) Wilayah Sulawesi Muhidin M. Said dan disaksikan langsung oleh wakil ketua DPP Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang juga adalah ketua komisi II DPR RI.

Surat tugas tersebut dikeluarkan di Jakarta, pada 21 Maret 2020 yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus.
Dalam risalah surat tugas tersebut, Surunuddin Dangga diberi tugas membangun komunikasi dengan partai politik lain, membangun komunikasi dengan bakal calon wakil bupati.

Usai menerima surat DPP Golkar itu, Surunuddin Dangga mengajak kader Golkar di Konsel untuk memenangkan Pilkada. “Saya harap semua kader bisa satu suara untuk mendukung saya memenangkan pertarungan Pilkada nanti,” pintanya.

Ketua Pemenangan Surunuddin Dangga, Adi Jaya Putra mengungkapkan, menindaklanjuti surat tugas dari DPP Golkar, pihaknya akan konsolidasi sampai ke tingkat bawah”Sesuai petunjuk DPP, kita segera konsolidasi dan setelah ini akan disurvei selama satu bulan. Paling lambat bulan April sudah harus ada putusan paten dan permanen terkait rekomendasi partai Golkar,” ungkap Adi JP, kemarin.

Adi menegaskan Surunuddin Dangga belum menentukan bakal calon wakil bupati. Tim sedang melakukan survei internal. “Kita sedang survei, mungkin Minggu depan sudah ada. Yang jelas dua hal dalam menentukan pasangan,. Pertama, hasil survei. Kedua koneksi antara keduanya,” imbuhnya.

Peluang Wakil Bupati Konsel, Arsalim diduetkan kembali dengan sang petahana masih terbuka lebar. “Ada kemungkinan tetap berpasangan. Politik itu kan dinamis, tapi semua terpulang ke bupati (Surunuddin) karena beliau yang akan bersama-sama nantinya,” terang Adi JP.

Adi JP menjelaskan untuk Pilkada Konsel, hanya Surunuddin Dangga yang diundang menerima surat tugas. “Di daerah lain, ada Aswadi (Butur), Tony Herbiansyah dan Samsul Bahri (Koltim). Tapi tidak hadir. Selain itu ada juga Rusman Emba (Muna), Arhawi (Wakatobi) dan Abuhaera (Konut). Mereka menerima surat. Jadi diundang khusus untuk finalisasi dalam rangka menuju rekomendasi permanen untuk pintu partai Golkar,” tambah Adi. (ode/kam/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy