Perusahaan Tambang di Kabaena Melanggar, Tapi Belum Ditindak – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Perusahaan Tambang di Kabaena Melanggar, Tapi Belum Ditindak

KENDARIPOS.CO.ID –Setelah melakukan verifikasi awal, tim Dinas Kehutanan Sultra mendapatkan hasil atas koordinat jalan Hauling yang dibuat oleh PT Trias Jaya Agung (TJA) di Kabaena Selatan. Hasil verifikasi menunjukan, jalan Hoaling perusahaan pengeruk Nikel tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung. Panjang dan luasan Hutan yang diterobos PT TJA tak begitu jauh, Hanya 45 meter saja. Meski begitu, Dinas Kehutanan Sultra tetap mengambil langkah.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Dinas Kehutanan Sultra, Beni Raharjo mengatakan sudah turun kelokasi sejak Jumat pekan lalu, selama satu hari. Tim melakukan peninjauan dan pengukuran. Ditemukan titik yang menerobas Hutan sejauh 45 Meter. Dishut lanjut dia, tak langsung melakukan tindakan kepada Perusahaan tersebut. Namun, langkah berikutnya pihaknya bakal melakukan verifikasi kembali.
“Persoalannya, kami belum mendapatkan batas dari kawasan Hutan. Kami akan turun kembali yang akan didampingi dengan Kementerian Kehuatan untuk mencari batas tersebut,”kata Beni yang dikonfirmasi.

Ilustrasi tambang nikel

Beni menuturkan belum mengambil tindakan lantaran kawasan hutan yang ada di wilayah tersebut hanya bersifat penunjukan. Kementerian Kehutanan memang telah menunjuk bahwa didaerah tersebut adalah kawasan Hutan. Namun, yang menjadi persoalan Penunjukan, belum dapat menjadi landasan bahwa lokasi tersebut benar-benar kawasan Hutan Lindung yang sudah pasti. “Makanya kami akan verifikasi kembali. Penunjukan itu yang masih membingungkan. Jikalau sudah penetapan dari Kementerian Kehutaanan, itu sudah pasti kawasan. Namun ini yang akan di cek kembali,”kata dia.

Secara legalitas hal ini belum dapat dijawab. Tim masih akan mencari Pall atau tanda penetapan kawasan di wilayah tersebut. Jika tanda atau Pall berada dalam jalan hauling dari PT Trias Jaya Agung, barulah dikatakan melanggar. Tapi, semuanya tergantung dari kesimpulan akhir.
“Untuk saat ini, memang sudah bisa kita bilang masuk kawasan Hutan. Namun, soal penindakan belum bisa kita lakukan, karena mesti diverifikasi kembali,”ujarnya.(c/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy