Pemprov Sultra Dianggap “Miskin” Inovasi – Kendari Pos
Metro Kendari

Pemprov Sultra Dianggap “Miskin” Inovasi

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sultra, Sukanto Toding

KENDARIPOS.CO.ID — Karya Pemprov Sultra dibidang inovasi terbilang minim. Dari hasil penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) tahun 2019, indeks inovasi Pemprov Sultra tergolong rendah. Indikatornya terlihat dari kepesertaan Pemprov mengikuti kompetisi inovasi pelayanan publik di KemenPAN-RB maupun pengisian registrasi sistem inovasi daerah di Kemendagri dalam kompetisi Innovation Government Award (IGA).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sultra, Sukanto Toding mengatakan secara kuantitatif hasil produk inovasi di lingkup Pemprov Sultra cukup lumayan. Baik yang diimplementasikan OPD maupun yang dilaksanakan secara individual. Hanya saja, penerapan karya inovasi tersebut belum maksimal. “Umumnya, karya inovasi tersebut tidak terimplementasi dengan baik sehingga tidak tercatat sebagai karya inovasi yang diimplementasikan Pemprov,” jelasnya.

Berangkat dari kondisi itu sambungnya, gubernur menerbitkan instruksi nomor 060/1558. Kebijakan ini untuk menselaraskan gerakan “One Agency, One Innovation”, seperti yang tertuang dalam PermenPAN-RB nomor 5/2019. Untuk memacu OPD melahirkan karya, maka perlu dilaksanakan penyelenggaraan lokakarya indeks inovasi daerah. “Penguatan komitmen bersama Kepala OPD dalam rangka gerakan “One Agency, One Innovation”, atau “ satu OPD satu inovasi” sebagai wujud komitmen Pemda dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

PJ Sekprov Sultra, La Ode Ahmad Pidana Bolombo mengatakan kebijakan ini baru efektif tahun 2021 lantaran program sudah terlanjur berjalan. Untuk itulah, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun depan mengakomodir kebijakan ini. “Mungkin kita belum menyempurnakan tata cara menginput data, sehingga ada miss input lah sehingga tidak tersaji seperti apa yang diharapkan. Tetapi saya yakin di seluruh OPD sudah punya kreasi-kreasi dalam meningkatkan daya saing,” ungkapnya.

Untuk program OPD sambungnya, tinggal diidentifikasi mana kualifikasi yang sifatnya inovatif. Setelah itu dikoordinasikan ke Balitbang. “Kami harap semua OPD sudah ada inovasi barunya. Sebab hal ini akan menjadi parameter gubernur dan wakilnya untuk menetapkan arah kebijakan RKP maupun evaluasi kinerja,” tutupnya. (c/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy