Pemkab Muna Belajar Pariwisata ke Banyuwangi – Kendari Pos
Muna

Pemkab Muna Belajar Pariwisata ke Banyuwangi

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Pariwisata Kabupaten Muna bersama anggota Komisi III DPRD menggelar studi banding ke Banyuwangi, Jawa Timur, hari ini. Kunjungan belajar tersebut dalam rangka pengembangan kepariwisataan daerah. Hasil kunjungan nantinya akan menjadi bahan pertimbangan penyusunan peraturan daerah tentang rencana induk pengelolaan pariwisata.

Amiruddin Ako

Pemkab Muna melirik Kabupaten Banyuwangi sebagai daerah rujukan pengembangan pariwisata karena dua alasan. Banyuwangi dianggap sukses meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Banyuwangi berhasil memanfaatkan peluang dari tingginya kunjungan wisatawan ke Bali dengan menawarkan destinasi daerah. Alasan kedua karena memiliki kemiripan destinasi dengan yang ada di Muna.

“Kita ingin belajar dan mengetahui bagaimana strategi mereka sehingga pariwisatanya berhasil mendongrak ekonomi daerah,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Amiruddin Ako, saat dihubungi, Kamis (5/3).
Menurut mantan Kabaghumas Setkab Muna itu, Pemkab ingin belajar langsung ke sumber pertama dari contoh sukses daerah yang ekonominya meningkat berkat pariwisata. 10 tahun yang lalu, Banyuwangi tak ubahnya Muna yang tidak begitu menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan. Pemkab ingin mengetahui kebijakan konkret otorita Abdulah Azwar Anas itu sehingga bisa menyulap puluhan destinasi menarik menjadi favorit pelancong.

“Bagaimana promosinya, produk hukum kebijakannya, dukungan anggaran dan strategi membangun kemitraan. Itu poin-poin yang kita akan pelajari,” tambahnya. Amiruddin yakin strategi Pemkab Banyuwangi sangat mungkin diterapkan di Muna. Itu karena corak destinasinya seperti wisata puncak, pantai dan budaya hampir seluruhnya juga ada di Muna. Banyuwangi akan menjadi laboratorium belajar yang korelatif bagi Pemkab. Dalam studi banding itu, Dispar dan Komisi III DPRD Muna sudah lebih dulu berkonsultasi ke Kementerian Pariwisata untuk meminta melakukan konsultasi ihwal rencana induk pariwisata daerah.

“Kemenpar sangat mendukung baik dari anggaran sampai kebijakan penataan destinasi,” tambahnya.


Ketua Komisi III DPRD Muna, Irwan, menerangkan, studi banding itu perlu dilakukan mengingat penyusunan Perda rencana induk pariwisata butuh masukan pejabat Kemenpar dan daerah yang sudah lebih dulu berhasil dibidang sama. Ia menilai, Banyuwangi dalam hal ini sangat cocok untuk menjadi rujukan. Hasil studi itu akan melengkapi kajian raperda yang sudah dibahas sejak 2016 lalu.


“Setelah ini kami akan sempurnakan Raperdanya. Karena kendala Muna selama ini belum ada payung hukum pengelolaan pariwisata sehingga dana pusat sulit turun. Kalau Perda selesai, kita optimis Kemenpar akan membantu DAK untuk penataan destinasi atau penyelenggaraan event,” imbuhnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy