Pemkab Konawe Komitmen Kembangkan Kemampuan Pelaku Usaha – Kendari Pos
Konawe

Pemkab Konawe Komitmen Kembangkan Kemampuan Pelaku Usaha

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara (kedua dari kanan) bersama Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke (kedua dari kiri) usai pembukaan pelatihan kewirausahaan dalam upaya peningkatan produktivitas dan kemampuan pelaku usaha.


KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe komitmen mengembangkan wirausaha yang dirintis warganya. Bentuk dukungan itu, salah satunya diwujudkan dengan menjalin kerja sama dengan Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari. Kamis (5/3), BPP Kendari memberikan pelatihan bagi 50 pelaku usaha di Konawe. Tujuannya, untuk meningkatkan kemampuan (skill) yang dimiliki oleh para pelaku usaha tersebut.

Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara, mengatakan, pelatihan yang diadakan BPP Kendari merupakan dukungan Pemkab dalam mengembangkan sektor usaha masyarakat. Gusli menyebut, salah satu kekuatan ekonomi Konawe berada di sektor agroindustri. Itulah yang menjadi potensi lokal yang bakal terus dimaksimalkan.
“Kita fokus dalam hal pangan. Sebab, sumber bahan pangan di Konawe begitu melimpah. Sehingga kita arahkan masyarakat bangkit dalam urusan pangan menuju Konawe yang gemilang,” ujar Gusli Topan Sabara, kemarin.

Konawe-2 itu menambahkan, selain pengembangan pangan, sektor ekonomi kreatif di Konawe juga perlu digairahkan. Apalagi, Presiden RI Joko Widodo telah mengarahkan semua daerah supaya bangkit melalui ekonomi kreatif. “Respon kita positif atas kegiatan pelatihan yang digelar oleh BPP Kendari ini. Selain meningkatkan nilai tambah, tenaga kerja kita juga diupgrade supaya lebih memiliki skill,” ungkap mantan Ketua DPRD Konawe itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Konawe, Joni Pisi, menjelaskan, salah satu permasalahan yang kompleks saat ini memang menyangkut ketenagakerjaan. Katanya, setiap hari jumlah angkatan kerja terus bertambah, namun belum diimbangi ketersediaan lapangan kerja yang memadai. Joni Pisi mengajak peserta pelatihan untuk sungguh-sungguh dalam mengembangkan bisnis yang digeluti.

“Dalam persaingan usaha yang semakin terbuka, skill sangat perlu ditingkatkan. Kita harus berpikir maju supaya bisa bersaing dengan kompetitor lain. Saya harap, ada pelajaran berharga yang bisa dipetik para pelaku usaha Konawe dalam pelatihan kali ini,” harapnya.
Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke menyebut, lembaganya merupakan salah satu unit kerja vertikal dibawah naungan Kementerian Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI. Di Indonesia, BPP hanya berada di dua wilayah saja. Yakni, di Jawa Barat yang membawahi 24 provinsi yang termasuk dalam wilayah Indonesia Barat. Satunya lagi, di Kendari dengan wilayah binaan 10 provinsi di Indonesia Timur.

Andi Asriani Koke meyakinkan para pelaku usaha di Konawe tidak perlu khawatir dalam membangun bisnis yang dilakoninya. Sebab, BPP Kendari telah membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Perbankan dalam hal permodalan bagi pelaku usaha.
“Ada yang namanya dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). Syaratnya, usaha itu sudah berjalan minimal enam bulan dan memiliki alamat yang tetap. Jadi sekarang, tinggal kemauan pelaku usaha saja. Perbankan sudah siap membantu,” urainya. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy