Nilai Impor Sultra Naik, Didominasi Komoditas Mesin dan BBM – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Nilai Impor Sultra Naik, Didominasi Komoditas Mesin dan BBM

Pengendara mengantri pengisian bahan bakar minyak jenis premium dan pertalite di SPBU Tapak Kuda, Kendari

KENDARIPOS.CO.ID — Nilai impor Sultra pada Januari 2020 tercatat US$92,20 juta atau mengalami kenaikkan sebesar 90,94 persen dibanding impor Desember 2019 senilai US$30,43 juta. Sedangkan, volume impor pada Januari 2020 mencapai 224,94 ribu ton atau naik 256,27 persen dibanding impor Desember 2019 yang tercatat 63,14 ribu ton.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra mencatat selama periode Januari 2019 sampai Januari 2020, nilai impor tertinggi terjadi pada November 2019 dengan nilai mencapai US$341,77 juta dan terendah pada Maret 2019, yaitu US$ 28,75 juta. Sementara volume impor tertinggi pada November 2019 mencapai 1.707,17 ribu ton dan terendah di Januari 2019 dengan volume 38,99 ribu ton.

Kepala BPS Sultra, Muhammad Edy Mahmud mengatakan bahwa impor Sultra Januari 2020 didominasi oleh kelompok komoditas mesin-mesin/pesawat mekanik dengan nilai US$29,84 juta atau 32,36 persen dan di urutan kedua kelompok komoditas bahan bakar mineral dengan nilai US$27,80 juta atau 30,16 persen.

“Kenaikan terbesar impor Sultra Januari 2020 dibanding Desember 2019 terjadi pada kelompok komoditas bahan bakar mineral senilai US$23,31 juta atau 517,93 persen. Dibandingkan Januari 2019, impor bahan bakar mineral tahun ini mengalami kenaikan 128,14 persen,” ungkapnya, kemarin.

Edy menjelaskan, Singapura menjadi negara dengan kenaikan impor terbesar di Januari 2020 yakni senilai US$12,60 juta atau 264,63 persen. Dari sisi peranan terhadap total impor Januari 2020, Tiongkok merupakan negara asal barang utama terbesar dengan nilai impor US$63,28 juta atau 68,63 persen, diikuti Australia dengan nilai US$15,08 juta atau 16,36 persen, dan Singapura dengan nilai impor US$12,60 juta atau 13,66 persen. Peranan ketiga negara asal barang utama tersebut mencapai 98,65 persen dari total impor pada Januari 2020. Sementara golongan penggunaan barang selama Januari 2020, yaitu golongan bahan baku/penolong memberikan peranan terbesar, yaitu 65,42 persen dengan nilai US$60,32 juta.

“Selama Januari 2020 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, nilai impor barang konsumsi mengalami kenaikan sebesar US$0,43 juta atau 31.275,92 persen, bahan baku/penolong mengalami kenaikan sebesar 194,30 persen atau senilai US$39,82 juta, dan barang modal naik 216,71 persen atau senilai US$21,52 juta,” pungkasnya. (uli/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy