Nasdem Ngotot Bahas Omnibus Law, Pengamat: Seperti Tak Punya Kepekaan – Kendari Pos
Nasional

Nasdem Ngotot Bahas Omnibus Law, Pengamat: Seperti Tak Punya Kepekaan

Mustopa

KENDARIPOS.CO.ID — Sekretaris Fraksi Nasdem Saan Mustopa mengusulkan supaya pimpinan DPR bisa menindaklanjuti surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Omnibus Law Cipta Kerja dan Perpajakan. Tujuannya agar para anggota dewan bisa melakukan pembahasan tentang Omnibus Law tersebut.

“Kalau pimpinan sudah menelaah surat presiden Omnibus Law Cipta Kerja dan Perpajakan itu lebih baik mulai dibahas di fraksi dan komisi,” ujar Saan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/3)

Wakil Ketua Komisi II DPR ini mengklaim, RUU Omnibus Law ini merupakan jalan keluar untuk pemulihan ekonomi usai krisis virus Korona. Sehingga nantinya permasalahan ekonomi di Indonesia bisa pulih cepat “Untuk mengantisipasi setelah wabah Covid-19 kita perlu recovery secara cepat,” katanya.

Menanggapi itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menegaskan Partai Nasdem tidak elok mengusulkan pembahasan Omnibus Law ini di tengah pandemi Korona di Indonesia.
“Nasdem ini kurang sensitif terhadap keadaan ya. Tidak punya kepekaan, Harusnya sadar bahwa Indonesia dan rakyat sedang berduka,” tegas Ujang.

Seharusnya DPR membantu pemerintah bersatu melawan virus yang berasal dari kelelawar ini. Sehingga bisa bersama-sama meringkankan beban pemerintah saat ini. “Nah di saat seperti ini harusnya semua anggota DPR dan partai politik satu kata melawan Korona,” ungkapnya.

Ujang juga menuturkan, Omnibus Law saat ini menjadi pro dan kotra. Hal itu karena banyak buruh yang menolak Draf RUU tersebut disahkan menjadi UU. Oleh sebab itu, sebaiknya DPR mementingkan hal yang lebih penting yakni penangnan virus Korona.

“Jangan hanya kepentingan partai politik tertentu, kepentingan pemerintah dan pengusaha. Lalu ini menjadi pemaksaan kehendak untuk dibahas di saat masyarakat banyak yang menderita karena Korona,” tegasnya. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy