Minta Proyek Jual Nama Gubernur, DPRD : Harus Diungkap Siapa Pelakunya – Kendari Pos
Metro Kendari

Minta Proyek Jual Nama Gubernur, DPRD : Harus Diungkap Siapa Pelakunya

KENDARIPOS.CO.ID — DPRD Sultra mendorong diungkapnya oknum pejabat yang mencatut nama Gubernur Sultra, Ali Mazi dan keluarganya. Jika dibiarkan, praktek ini bakal terulang. Untuk itulah, dewan meminta untuk segera dilakukan audit forensik tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Anggota Komisi III DPRD Sultra, Abdul Salam Sahadia mendukung sikap gubernur untuk membenahi tatanan pemerintahan Sultra. Menurutnya, tidak hanya gubernur, DPRD sebagai wakil rakyat pun acap kali mendapatkan laporan atau aduan dari masyarakat juga kontraktor terkait permainan kotor saat tender lelang proyek di Pemerintah.

“Kita juga sudah banyak laporan. Bahkan kontraktor yang mengikuti lelang mengadu bahwa percuma mengikuti proses lelang di Pemerintah, karena semua itu sudah by design. Semua itu titipan dari gubernur, titipan dari Kadis. Apa yang diucapkan gubernur harus menjadi titik balik. Proses lelang harus transparan tidak ada kongkalingkong,” katanya saat ditemui di Plaza Inn, Kendari. Politisi Demokrat ini pun mengungkapkan dirinya juga mengetahui aturan dan mekanisme lelang sebuah proyek di pemerintahan. “Semua sudah ada aturannya. Saya harap BPBJ maupun LPSE bisa lebih terbuka. Lebih transparan. Ingat ‘warning’ dari gubernur,” tegasnya.

Di sisi lain, pencatutan nama gubernur untuk mendapatkan proyek harus diseriusi. Menurutnya, gubernur harus melakukan audit forensik untuk membersihkan praktek-praktek kotor disetiap instansi bawahnya. “BPKP, BPK, Kejaksaan atau Kepolisian bisa melakukan audit forensik atas permintaan gubernur. Sekali lagi saya sangat mendukung sikap gubernur. Namun kalau gubernur juga hanya menggertak, DPRD bisa meneruskan apa yang menjadi kegusaran gubernur.

Melalui laporan, DPRD bisa meminta BPKP, BPK, Kejaksaan atau Kepolisian melakukan audit forensik,” tuturnya. Untuk diketahui sebelumnya, gubernur mengungkapkan kegusarannya atas pencatutan namanya oleh oknum untuk mendapatkan proyek. Bahkan gubernur secara langsung dengan tegas mengancam untuk mencopot Kepala Dinas yang menyeret-nyeret namanya atau nama istri juga keluarganya. (b/yog)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy