Menuju (Rasa) Miskin Massal, Oleh: La Ode Diada Nebansi – Kendari Pos
Kolom

Menuju (Rasa) Miskin Massal, Oleh: La Ode Diada Nebansi

La Ode Diada Nebansi

KENDARIPOS.CO.ID — Jika keadaan terus begini, apa yang mau dibuat? Lock Down kan artinya “diam di rumah”. Semua takancing. Jika lock down, maka tak ada yang bisa diperbuat. Jika lock down, yang ada hanya pengeluaran tanpa pendapatan. Bayangkan, hidup dalam tempo hingga tiga bulan ke depan tanpa pendapatan, kira-kira apa yang terjadi?

Di saat itu, orang yang banyak duit, tak leluasa belanja. Yang tak punya duit, susah dapat duit. Miskin dimana-mana dan juga mungkin kelaparan. Situasi ini, pemukim kota yang bakal menghadapi masalah. Keadaan terburuk, kekurangan pangan amat sangat memungkinkan. Dampak buruk sosial lainnya juga amat mengancam. Lalu, bagaimana cara mengatasi masalahnya?

Saya kira, pemerintah sudah menyiapkan segala sesuatunya. Berkaitan dengan tindak pidana, ada polisi. Berkaitan dengan kelaparan, ada Bulog. Berkaitan dengan perceraian, ada pengadilan agama. Berkaitan dengan kekurangan duit, mungkin akan ada bantuan langsung tunai. Berkaitan dengan tunggakan cicilan, sudah ada pernyataan Presiden untuk bebas nyicil selama setahun. Memang ada enaknya juga tapi, tetap tidak enak.

Persoalannya sekarang, apa ya seluruh problem sosial masyarakat akan teratasi tuntas dengan turun tangannya pemerintah? Pengalaman yang sudah-sudah, bantuan pemerintah hanya mengatasi tempo-tempo, tidak untuk selamanya dan tidak untuk seluruhnya. Umpamanya, kalau masyarakat butuh suplay makanan, maka pemerintah hanya mengirim beras dan mie instan tanpa mengirim toge dan lure.

Situasi ini jangan dipandang enteng. Memberlakukan lock down harus diperhitungkan dampak plus minusnya. Situasi ini jangan dipandang enteng. Andai situasi “di rumah saja” hingga Ramadan nanti, maka suasana suka cita pemudik-pemudik kota yang biasanya ramai, bakal tak ditemukan lagi.

Kalau lock down nasional diberlakukan, hal-hal di ataslah yang mutlak diperhitungkan. Kalau pun juga dilakukan local lock down, tetap saja akan mengganggu. Jakarta yang sudah memberlakukan lock down, dimungkinkan tidak ada orang yang keluar masuk Jakarta. Jawa Barat begitu. Jawa Tengah begitu. Jawa Timur begitu. Jogja juga begitu.

Artinya, mudik nol. Jika mudik nol, maka akan banyak duit mengendap. Tak ada perputaran duit yang besar di musim Ramadan dan lebaran Idul Fitri. Biasanya ada THR, mungkin tak akan ada lagi.

Tapi, berbesar hatilah semua. Kenapa? Karena tidak ada satu kejadian pun yang tak seizin yang Maha Kuasa. Hanya dengan mahluk kecil yang tak bertulang dan tak kasat mata, hanya dengan mahluk super mikro, ternyata bisa melumpuhkan dunia. Semoga keadaan ini mengingatkan mereka dan kami-kami yang luput mengingatmu, menyembahmu, luput meminta Ridha-Mu karena mereka dan kami-kami menganggap bahwa apa yang terjadi bagi kami, akibat kami sendiri.

Kami menganggap bahwa kami kaya karena usaha kami bukan karena KAMU, kami miskin karena kemalasan kami, bukan karena Takdir-Mu. Dengan kejadian ini, semoga kami menjadi sadar bahwa kekayaanku ternyata tak sanggup menolongku dan kemiskinanku ternyata hanya perasaanku karena rasa miskin itu saat ini telah berlaku massal. Karena semua atas Tahu-Mu, maka kami pun yakin bahwa keadaan ini akan segera berlalu. Aamiin.

Ya Allah, kenapa keadaan dunia jadi begini? Rumah ibadah tempat memanjat doa, jadi sepi. Baitullah yang ramai jadi sepi. Tapi, saya tahu bahwa KAMU Maha Tahu. Artinya, tak bisa berdoa di Baitullah, tak bisa di rumah ibadah, ya, masih ada bilik kosong di ujung ruang utama yang masih terhampar sajadah. Di situ saya bisa berdoa. Ya Allah, ENGKAU yang datangkan korona, dan karena itu, saya minta, hilangkan korona sebelum Ramadan tiba agar kami bisa berlebaran dan bisa dapat dan membagi THR. Bbbbeh, jauhnya putar-putar kajiannya, ujungnya THR belaee. (nebansi@yahoo.com)

Penulis : La Ode Diada Nebansi (Direktur Kendari Pos)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy