Konsel Masih Kekurangan 794 Guru – Kendari Pos
Edukasi

Konsel Masih Kekurangan 794 Guru

Seorang guru tengah memberikan pembelajaran kepada sejumlah siswa-siswi di SLB Kusuma Bangsa, Anggoeya, Kendari, beberapa waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mencatat sebanyak 794 kekurangan guru SMP. Hal itu sesuai data analisis kekurangan dan kelebihan guru tahun pelajaran 2019/2020. Sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Dikbud Konsel, Erawan S. Yuda saat ditemui di ruang kerjanya kemarin, beberapa waktu lalu.

“Untuk di Konsel, kita masih kekurangan guru SMP sebanyak 794. Kekurangan itu belum dapat dipenuhi karena pemerintah pusat pada tahun 2019 belum menyediakan kuota perekrutan tenaga guru. Padahal sudah pernah kita usulkan,” kata Erawan.

Dengan demikian, Erawan berinisiatif membuat rasio guru disetiap sekolah, yang tujuannya untuk mendata guru-guru mata pelajaran apa saja yang kurang. “Jadi data Rasio guru ini di lihat dari kekurangan guru ASN yang dibiayai oleh pemerintah pusat, bukan diliat dari guru Guru Tidak Tetap (GTT),” terangnya.

Mantan Sekdis Dikbud Konawe ini berharap ke depan agar ada pemerataan guru bila ada penerimaan CPNS khusus tenaga pendidik. “Supaya kekurangan tadi dapat dimaksimalkan. Khususnya beberapa guru mata pelajaran tertentu. Ini dilajukan guna meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi guru di Konsel,” imbuhnya.

Ditambahkan, rinci Erawan dari analisis kekurangan dan kelebihan guru di Konsel, untuk mata pelajaran Pendidikan Agama yang dibutuhkan sebanyak 106 guru. Sementara yang ada baru 67. kekurangan mencapai 39 guru. Untuk mata pelajaran PPKN yang dibutuhkan 106, yang ada 69, kekurangan 37 guru.

“Begitupun dengan guru Bahasa Indonesia, yang dibutuhkan 170 guru, yang ada hanya 70, kekurangan 100 guru. Untuk mata pelajaran Bahasa Inggris ada 126 dibutuhkan, yang ada hanya 86 kekurangan 40 guru. Kemudian Matematika 158 guru dibutuhkan yang ada 75 masih kekurangan 83 guru,” sebutnya.

Sementara untuk guru IPA dari kebutuhan 158 yang ada hanya 115 kekurangan 43. IPS, guru yang dibutuhkan 126 yang ada 99,dengan kekurangan 27 guru. Begitu pula guru Seni Budaya, yang dibutuhkan 106 guru, yang ada 15 kekurangan 91 guru.

“Untuk guru Penjaskes, yang dibutuhkan 106 yang ada 27, kekurangan 79 guru. Dan guru TIK, 91 dibutuhkan yang ada hanya 4, kekurangan 87. Kemudian MULOK, dari 91 yang dibutuhkan, yang ada hanya 2 orang guru dengan kekurangan 89 guru. Sementara kebutuhan guru BK 99, yang ada hanya 20 kekurangan 79 guru,” rincinya. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy