Kendari Pos Road To School SMAN 4 Kendari – Kendari Pos
Edukasi

Kendari Pos Road To School SMAN 4 Kendari

Dari Kiri : Praktisi Keselamatan Dishub Sultra, Hariyati, Perwakilan BNN Sultra, Mindrayatin, Kepala Bidang SMA Dikbud Sultra, Andi Hasnawati, Kepala SMAN 4 Kendari, Ruslan, Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi, perwakilan Jasa Raharja Agus Erik, Wadir Kendari Pos, Agus Tranhadi, dan perwakilan Dirlantas Polda Sultra AKP IB. Sudirga dalam Road To School di SMAN 4 Kendari, Rabu (4/3).


KENDARIPOS.CO.ID — Road to School ala Harian Kendari Pos kembali bergulir. Program berbagi ilmu pengetahuan ini akan bersafari keliling sekolah seantero Kota Kendari. Kali ini, Kendari Pos menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Ditlantas Polda Sultra, Dishub Sultra, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra dan Jasa Raharja.

Kolaborasi lintas lembaga ini akan menyajikan beragam pengetahuan tentang dunia pendidikan, tertib lalu lintas, hingga dampak bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para generasi bangsa.

Adalah SMAN 4 Kendari kali pertama dikunjungi road to school ini, Rabu (4/3). Sekali sepekan, road to school ini akan menyapa setiap sekolah di Kota Kendari. Ratusan siswa SMAN 4 Kendari antusias menyimak paparan materi yang disampaikan setiap perwakilan lintas lembaga yang disebutkan.

“Kegiatan ini memberi semangat baru bagi para siswa dan siswi SMAN 4 Kendari. Sebab beragam pengetahuan diberikan dan materinya berasal dari praktisi yang menggeluti bidang berbeda-beda. Semoga ini menjadi pembelajaran baik dan akan menjadi pengalaman bagi siswa kami,” ungkap Ruslan, Kepala SMAN 4 Kendari.

Ruslan berterima kasih karena dipercaya sebagai tuan rumah road to school perdana. “Semoga road show yang dilaksanakan Kendari Pos mendapat rida Allah SWT,” ujarnya.

Direktur Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi mengatakan, Kendari Pos saat ini banyak melihat permasalahan generasi muda. Sehingga hadir memfasilitasi instansi-instansi untuk memberi pemahaman kepada para siswa SMA khususnya SMAN 4 Kendari. “Ke depan semua sekolah SMA atau sederajat akan dikunjungi Kendari Pos, Dinas Dikbud Sultra, Dishub Sultra, BNN Provinsi Sultra, Ditlantas Polda dan Jasa Raharja. Spirit edukasi-nya akan diberikan lintas lembaga ini. Ambil ilmunya, sampaikan kepada teman kalian agar semua bisa punya pemahaman yang sama,”ungkapnya.

Selain itu, membaca serta memperoleh informasi dari media, terutama Kendari Pos, sangat penting. Generasi yang baik akan rajin membaca, rajin mencari informasi. “Kendari Pos sebagai media terbesar di Sultra, bisa menjadi pilihan cerdas adik-adik,” kata pria yang karib disapa Onggi itu.

Kepala Dinas Dikbud Sultra, Asrin Lio melalui Kepala Bidang SMA Dikbud Sultra, Andi Hasnawati, mengatakan pihaknya bertanggung jawab memberikan pendidikan karakter kepada para generasi bangsa. “Atas nama pimpinan, kami mengapresiasi Kendari Pos yang memberikan wadah untuk mengedukasi generasi muda kita. Terpenting bagi Dikbud saat ini, pelaksanaan ujian nasional (UN) serta ujian sekolah dapat berjalan dengan baik. Apalagi saat ini dengan adanya program merdeka belajar, kewenangan UN sepenuhnya berada di pihak sekolah,”jelasnya.

Kepala Dishub Sultra, Hado Hasina yang diwakili praktisi keselamatan Dishub Sultra, Hariyati mengatakan saat ini pihaknya punya program budaya selamat. Jika ingin selamat harus patuh akan aturan lalu lintas.”Kecelakaan di jalanan menjadi pembunuh nomor satu akibat kelalaian. Dalam satu jam, ada tiga orang meninggal dunia. Ini harus kita tekan.Kita punya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan. Nah, ini ditanamkan sejak dini kepada siswa-siswi akan keselamatan berlalu lintas,”ungkapnya.

BNNP Sultra yang diwakili Mindrayatin menekankan bahaya narkoba pada umumnya sudah diketahui, namun ada saja yang mencoba-coba. Demi terhindar dari bahaya narkoba, para siswa harus teguh pada ketahanan diri. Bila ketahanan diri kuat maka tidak akan gampang terpengaruh dengan bujukan orang lain untuk mencoba narkotika. “Karena itu, harus ditekankan kepada setiap siswa bahwa generasi milenial yang sehat tanpa narkoba,” ujarnya.

Terakhir, Dirlantas Polda yang g diwakili AKP IB Sudirga mengatakan, keselamatan berlalu lintas dalam aturan pengguna kendaraan sebagai cermin budaya bangsa. “Tertib dan disiplin berlalu lintas menjadi cermin budaya bangsa. Ini harus tertanam dalam jiwa anak didik. Sebab kebanyakan pelanggar lalu lintas adalah para remaja yakni siswa. Padahal aturannya, mereka belum bisa membuat SIM, sehingga sangat bahaya jika berkendara,”terangnya.

Jasa raharja yang diwakili Agus Erik, memaparkan, Jasa Raharja akan memberi santunan berdasarkan Undang-undang no 33 dan Nomor 34 tahun 1964. “Jadi kami tidak asal memberi santunan. Semua ada dalam aturan,” sebutnya. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy