Kemenag Kolut Pantau Kelompok Agama Diduga Menyimpang – Kendari Pos
Kolaka Utara

Kemenag Kolut Pantau Kelompok Agama Diduga Menyimpang

H. Baharuddin

KENDARIPOS.CO.ID — Memahami ajaran agama yang keliru kerap mengundang keresahan penganut lainnya di lingkungan masyarakat. Di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), aktivitas seperti itu juga terlihat dengan adanya sebuah aliran kepercayaan sendiri yang dalam pengamalan keagamaan berbeda dari umumnya. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kolut, H. Baharuddin, mengungkapkan, saat ini pihaknya mengetahui ada satu aliran pengajaran yang menjalankan ibadah cenderung berbeda dari ajaran agama. “Untuk sementara masih pada dugaan menyimpang dan kami sedang membangun komunikasi lebih lanjut bersama pihak Kesbangpol dan Polres Kolut,” ungkap Baharuddin, Senin (23/3).

Diklaim, aliran tersebut berjumlah hingga 200 orang anggota dan tersebar di Kolut. Mereka cenderung beribadah hanya dengan kelompoknya, termasuk membangun tempat ibadah sendiri. “Kami sementara pantau pergerakannya,” sambungnya. Dijelaskan, aliran menyimpang sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara garis besar, cenderung mengubah jumlah dan bunyi rukun Islam dan Iman yang berlaku di kalangan umat Muslim pada umumnya. Begitu juga syahadat juga kerap dipelintir termasuk pelaksanaan syariat juga demikian termasuk menambah atau mengurangi rakaat salat.

Selain itu, aliran menyimpang ini juga kerap melakukan pengajian di tempat-tempat tertutup, di malam hari dan hanya anggota alirannya saja yang diikutkan bergabung. Di Kolut pernah ada paham penebusan dosa bisa dirupiahkan oleh ahli warisnya. “Ada juga aliran di sini dulu yang ditelusuri ternyata dari penjual obat berkembang menjadi aliran kepercayaan. Itu karena banyak yang percaya pada pedagang itu,” kata Baharuddin. (c/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy