Kas Daerah Defisit, DPRD Konsel Bentuk Pansus – Kendari Pos
Konawe Selatan

Kas Daerah Defisit, DPRD Konsel Bentuk Pansus


KENDARIPOS.CO.ID — Agenda reses anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada masa persidangan kali ini, tak kunjung dilaksanakan. Itu karena kondisi keuangan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang belum stabil. Kas daerah mengalami defisit. Padahal seharusnya, masa reses wakil rakyat di daerah itu berlangsung pada bulan Januari-Februari 2020. Dengan kondisi tersebut, pihak legislatif akan mewacanakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri kondisi keuangan daerah yang diduga mengalami defisit.

Ramlan

Agenda itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Konsel, Ramlan. “Kegiatan reses dewan harusnya dilaksanakan, namun kondisi keuangan Konsel lemah. Itu dibuktikan setelah rapat dengar pendapat (RDP) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konsel beberapa waktu lalu. Makanya kita akan bentuk Pansus untuk mengetahui apa penyebab keuangan daerah bisa kosong,” sindirnya, Jumat (20/3).

Ia mengaku, sesuai keterangan Wakil Ketua DPRD Konsel, Armal, saat Musrenbang Kabupaten, kondisi keuangan daerah mengalami defisit hingga Rp 70 miliar. Namun hal itu dibantah langsung Wakil Bupati, H. Arsalim Arifin pada saat yang sama. “Karena bukan saja soal dana reses dan perjalanan yang tidak ada, namun gaji ASN selalu telat dibayarkan. Tetapi alasan pihak Badan Keuangan Daerah saat itu, katanya DAU dan DBH belum masuk. Saat kami cek, ternyata sudah masuk. Makanya kami anggap informasi yang disampaikan pihak Keuangan itu, tidak benar. Soal pembentukan Pansus, kami sudah komunikasi dengan sejumlah fraksi,” kritik Ramlan.

Ia mengaku, dengan tertundanya agenda reses yang menjadi agenda rutin masa sidang, maka jika tetap dilaksanakan tahun ini hanya untuk menggugurkan kewajiban saja. Pasalnya, pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan dan kabupaten sudah dilakukan. Secara otomatis, semua pokok pikiran DPRD tak akan diakomodir. “Apalagi Pemprov Sultra sudah akan melaksanakan Musrenbang di 30 Maret 2020 nanti,” sambungnya. (b/kam)

Anggaran Minim Diawal Tahun :

  • Kas daerah diduga mengalami defisit
  • Reses anggota DPRD pada Januari-Februari, belum dilaksanakan.
  • Biaya perjalanan dinas belum ada.
  • Gaji ASN telat dibayar
  • Alasan Pemkab DAU dan DBH dari pusat belum masuk
  • Saat dicek DPRD, ternyata sudah ada.
  • Wakil Ketua DPRD Konsel, Armal menyebut Pemkab defisit hingga Rp 70 miliar
  • Wakil Bupati, H. Arsalim Arifin membantah hal itu.
  • DPRD menggagas pembentukan Pansus mengusut kekosongan kas daerah.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy