Kapolda Sultra: Jangan Resahkan Masyarakat, Bisa Dikenakan Tindak Pidana UU ITE – Kendari Pos
Nasional

Kapolda Sultra: Jangan Resahkan Masyarakat, Bisa Dikenakan Tindak Pidana UU ITE

Kapolda Sultra, Brigjen Merdisyam

KENDARIPOS.CO.ID — Sebuah video pendek yang beredar di grup WhatsApp meresahkan masyarakat. Dalam video itu, sekira puluhan tenaga kerja asing (TKA) Cina terlihat berseliweran di pintu keluar bandara Halu Oleo. Video itu dianggap meresahkan lantaran mereka dianggap tiba dari negerinya, Cina.

Padahal hasil penelusuran polisi, para TKA itu tiba di Kendari usai mengurus beragam dokumen perpanjangan visa kerja di Jakarta.
Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam menjelaskan terkait beredarnya video pendek di media sosial, rombongan TKA Cina tiba di bandara yang diduga di Bandara Halu Oleo. Kapolda mengatakan pihaknya sudah menerima video tersebut.

“Kami sudah cek. Benar mereka merupakan TKA yang bekerja di salah satu perusahaan di Sultra. Mereka kembali dari memperpanjang visa di Jakarta. Bukan dari Cina. Mereka tidak kembali di Cina. Mereka dari jakarta mengurus izin kerja dan memperpanjang kontrak kerja,” ujar Brigjen Merdisyam di rumah jabatan gubernur, Minggu (15/3).

TKA Cina itu akan kembali bekerja di Morosi, Konawe. Mereka juga sudah dilengkapi surat keterangan dari karantina kesehatan dan perpanjangan visa dari imigrasi dan tiba di Kendari. Kapolda mengatakan keresahan terjadi karena ada yang mengunggah video di media sosial.

“Saya ingatkan. Jangan membuat hal-hal yang meresahkan masyarakat tanpa ada dasar. Sebab ini bisa dikenakan tindak pidana khususnya UU ITE. Ini peringatan keras kepada masyarakat, yang sengaja mengupload berita yang membuat resah masyarakat, ” tegas Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam. (rah/yog/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy