Jelang UNBK, SMPN 1 Pondidaha Optimalkan Persiapan – Kendari Pos
Edukasi

Jelang UNBK, SMPN 1 Pondidaha Optimalkan Persiapan

KENDARIPOS.CO.ID — Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) bakal digelar serentak tanggal 20-23 April mendatang. Empat mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA siap diujikan kepada siswa SMP tersebut. Di Konawe, pelaksanaan UNBK bakal diikuti oleh 67 sekolah dan salah satunya SMPN 1 Pondidaha. Kepala SMPN 1 Pondidaha, Hayudin mengatakan, pihaknya terus memantapkan kesiapan para guru maupun peserta UNBK di sekolahnya. Ia menyebut, belum lama ini telah menggodok kompetensi para guru, siswanya pun dilatih menjawab soal-soal yang memerlukan ketelitian tingkat tinggi alias Higher Order Thinking Skills (HOTS).

“Total peserta UNBK di SMPN 1 Pondidaha sebanyak 116 siswa. Komputer yang kita siapkan ada 39 unit. Nantinya, dalam sehari para peserta bakal mengikuti UNBK dalam empat sesi. Satu sesi diikuti oleh 39 siswa,” rinci Hayudin, Rabu (18/3) kepada Kendari Pos. Hayudin menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya juga telah melakukan simulasi UNBK bagi siswa didiknya.

Ia pun mengaku, dalam menghadapi UNBK listrik di sekolahnya telah dinaikkan menjadi 2.200 Watt. Satu unit genset pun disiapkan nantinya untuk mengantisipasi pemadaman lampu dari pihak PLN. Lebih jauh Hayudin menjelaskan, sesuai instruksi pemerintah kabupaten (pemkab) Konawe, saat ini siswa disekolahnya diliburkan untuk sementara waktu. Meski begitu, lanjutnya, bagi siswa kelas IX telah dibagikan buku detik-detik menjelang UNBK.

Kepala SMPN 1 Pondidaha, Hayudin (pegang mic) saat simulasi UNBK

“Setiap siswa dapat empat buku sesuai mata pelajaran yang akan diujikan. Jadi, mereka bisa latihan disitu. Kita tidak repot, sebab para guru juga ikut memantau lewat aplikasi grup WhatsApp. Jika ada kesulitan, para siswa tinggal menanyakan langsung kepada guru yang bersangkutan,” terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Dr. Suriyadi mengatakan, secara kronologis ditahun 2018-2019, pelaksanaan UNBK hanya diikuti kurang lebih 6 sekolah. Sementara, tahun ini sudah 100 persen diikuti oleh 67 SMP se-Konawe. Dirinya menyebut, sebelumnya telah menerima info ada 13 SMP yang lagi proses penyelesaian dan pemasangan sistem jaringan pendukung pelaksanaan UNBK.

“Salah satunya di kecamatan Routa. Tapi setelah kita cek, Alhamdulillah semuanya sudah siap menggelar UNBK,” ungkap Suriyadi. Ketua PGRI Konawe itu mengaku, ujicoba pelaksanaan UNBK sudah dilakukan di beberapa sekolah. Memang ada kesulitan, tapi ia optimis masih punya waktu untuk memantapkan kekurangan yang ada. Namun, sambungnya, ada satu berita gembira di kecamatan Asinua. Disana, sudah ada tower provider XL bantuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.

“Kita juga sudah siapkan upaya antisipatif jika ada kendala peralatan. Kekurangan komputer bisa ditutupi dengan meminjam dari orang tua siswa. Kalau pemadaman, antisipasinya bisa dilakukan dengan menyewa genset. Soal jaringan, bisa dilakukan dengan menyiapkan hotspot portabel yang berbasis android,” ungkap Suriyadi. Ia menambahkan, sebelum UNBK dilaksanakan, pihak Dikbud Konawe juga bakal menggelar tes Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK). Rencananya, USBK itu akan digelar selama lima hari dimulai pada 6 April 2020. “Akan diikuti oleh semua sekolah yang menggelar UNBK,” tutupnya. (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy