Jangan Panik Berlebihan, Tak Ada Virus Corona di Sultra – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Jangan Panik Berlebihan, Tak Ada Virus Corona di Sultra

KENDARIPOS.CO.ID — Jangan mudah panik dengan informasi yang belum tentu benar. Isu virus Corona di Sultra begitu cepat merebak di Sultra seiring adanya dua pasien suspect yang diisolasi di RS Bahteramas.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra sudah mengantongi hasil uji laboratorium sampel darah pasangan suami istri AT (59) dan AD (69). Hasilnya negatif dari paparan virus Corona (Covid-19). Sebelumnya mereka diduga suspect Covid-19 usai umrah dan diisolasi di RS Bahteramas.

“Hasil uji laboratorium kedua suspect di RS Bahteramas itu dinyatakan negatif. Mereka hanya batuk pilek biasa atau infeksi saluran pernapasan (ISPA),” ujar dr Andi Hasnah, Plt.Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, Rabu (4/3).

Pemeriksaan intensif dan pengawasan dua suspect itu menjadi langkah antisipatif pemerintah. “Alhamdulillah, sejauh ini corona belum ada di Sultra. Semoga bukan hanya sementara tetapi selamanya virus berbahaya itu tidak masuk di Sultra,” ungkap dr.Andi Hasnah.

Kondisi batuk dan pilek yang dialami pasutri AD dan AT asal Kabupaten Kolaka itu memang biasa terjadi usai umrah. Penyebab utamanya karena kelelahan dan perubahan kondisi suhu tubuh yang menurun. “Apalagi kita tahu kedua pasien itu sudah lansia, jadi wajar bila kecapekan. Lagipula saat ini kondisinya juga berangsur membaik,” tegas dr.Andi Hasnah.

dr.Andi Hasnah menegaskan Sultra masih aman dan bebas paparan virus Corona. Untuk itu, ia meminta warga Sultra tak perlu berlebihan menyikapi persoalan ini. Tak perlu panik. Lebih baik, rajin mencuci tangan dan menjaga pola hidup bersih. Sebab langkah ini efektif untuk terhindar dari penyakit ini.

“Tetapi sebaiknya antisipasi dengan menerapkan pola hidup sehat, cuci tangan yang bersih. Jangan malah berlomba-lomba membeli masker hingga stoknya habis,” pinta dr.Andi Hasnah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg. Rahminingrum mengimbau masyarakat Kendari agar tidak berlebihan menanggapi isu virus Corona. Apalagi sampai membeli masker dalam jumlah besar. “Sebenarnya, kalau kondisi tubuh sehat, tidak perlu pakai masker. Yang penting masyarakat untuk tidak bepergian di daerah terindikasi Corona,” ungkapnya.

Selain itu, masyarakat mesti menerapkan pola hidup besih dan sehat (PHBS). Misalnya rutin mencuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer usai beraktivitas. Jika sedang flu, batuk dan pilek maka harus pakai masker. “Manfaatnya agar orang lain tidak terpapar,” kata Rahminingrum.
Sementara itu, Direktur RS Bahteramas, dr. Sjarief Subijakto menegaskan sampai saat ini belum ada yang positif terinfeksi virus corona (Covid 19) di Sultra. Begitu pula pasutri sudah dinyatakan negatif dari corona.

“Alhamdulillah hasil uji lab negatif. Lagipula kita mencurigai seseorang itu berdasarkan dua kriteria. Satu, ada gejala demam, batuk dan sesak. Gejalanya mirip Corona, sehingga kita waspada dan melakukan pemeriksaan. Dua, karena pasien tersebut baru pulang umrah sehingga dimungkikan terpapar di daerah yang terinfeksi,”terangnya.

Dengan hasil itu, Sultra bebas dari tuduhan salah satu daerah terpapar Covid-19. dr.Sjarif menyarankan, masyarakat rutin mencuci tangan dan sebaiknya siapkan antiseptik pembersih tangan.

Sebelumnya, dua warga Sultra menjalani isolasi di RS Bahteramas, sejak Minggu, 1 Maret 2020. Kedua warga Sultra itu, diduga terpapar Covid-19 atau virus Corona usai pulang umrah. Mereka menunjukkan gejala yang menyerupai Covid-19. Atas dasar itu, Dinkes Sultra dan RS Bahteramas melakukan pemeriksaan sampel darah dan lendir. Hasilnya, kedua pasien itu dinyatakan negatif.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy