Jalan Rusak Poros Pohara Lambat di Kerja : Jenuh Mengantre, Warga Meradang – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Jalan Rusak Poros Pohara Lambat di Kerja : Jenuh Mengantre, Warga Meradang

KENDARIPOS.CO.ID — Kesabaran warga Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe dan pengguna jalan lainnya mulai habis. Mereka jenuh karena kerap terjebak antrean mengular sampai berjam-jam hanya menunggu giliran melintas di jembatan bailey di Poros Pohara. Rekanan proyek jalan nasional, PT. Rahmat Utama Mulia (RUM) sangat lamban bekerja. Hingga kini, akses utama menuju Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Kolaka Timur, Kolaka dan Kolaka Utara itu seperti “melumpuhkan” aktivitas warga. Kuasa direktur PT. Rahmat Utama Mulia (RUM), Djalal mengklaim progres pengerjaan mencapai 60 persen. Padahal sesuai kontrak, masa kerja jalan trans Sulawesi itu harusnya kelar akhir Maret 2020 ini. Pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari selaku pengelola jalan nasional di Sultra pun seolah bungkam mengenai kepastian kapan rampungnya pengerjaan jalan di Rawua itu.

Jaya (29), warga Kecamatan Sampara meradang dengan cara kerja kontraktor proyek perbaikan jalan nasional itu. Sudah berbulan-bulan, pengerjaan jalan tak kunjung tuntas. Awalnya dia dan warga Sampara lainnya tidak tahu masa kontrak kerja jembatan itu berakhir. Mereka meminta supaya kontraktor segera menuntaskan pekerjaan. “Saya baru tahu kalau kontraknya berakhir bulan ini. Untuk langkah-langkah yang dilakukan nanti, tergantung kesepakatan semua warga. Apakah mau dilakukan aksi blokade jalan atau seperti apa,” ujar pria yang tinggal di kompleks pasar Sampara itu, kepada Kendari Pos.

Jaya mengaku, saban hari ia bolak balik Sampara ke Kota Kendari dan melintasi jalan nasional yang sedang dikerjakan di Desa Rawua itu. Jaya bekerja di salah satu tempat hiburan yang ada di kota Kendari. Ia kerap berpikir ratusan kali untuk berangkat kerja mengingat sulitnya melintas di lokasi proyek. Meski berkendara sepeda motor, Jaya mengaku sering terjebak antrean berjam-jam untuk melintas di jembatan bailey. “Soalnya sering macet. Mana kita harus buru-buru masuk kerja,” ungkap Jaya.

Komentar lain datang dari salah seorang warga kota Unaaha, Haerudin Baso (53). Saban minggu ia ke Kendari untuk mengunjungi keluarganya di bilangan Kemaraya. Antre berjam-jam membuatnya kadang kesal. “Kadang sampai 2,5 jam saya mengantre. Bahkan kadang lebih dari itu. Apalagi kita posisinya pakai mobil. Kadang dari depan lapangan sepakbola Sampara mulai antre untuk melintas di jembatan,” imbuhnya.

Kondisi pengerjaan jalan yang belum juga tuntas.

Haerudin menyebut, kontraktor harusnya bisa menyelesaikan pekerjaan jalan sesuai kontrak kerjanya. Selain itu, sebaiknya Pemkab Konawe mengambil sikap atas lambannya proses pengerjaan jalan permanen di Desa Rawua itu. Meskipun pengerjaannya bukan menjadi tanggung jawab pemkab namun proyek pengerjaan jalan itu berada dalam
wilayah kabupaten Konawe. “Pemkab Konawe harus bisa mendesak pihak BPJN XXI Kendari. Kalau tidak, pasti begitu-begitu saja cara kerjanya. Tidak jelas kapan jadinya jalan itu,” sindir Haerudin.

Sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Konawe Gusli Topan Sabara menilai, kontraktor proyek tidak maksimal menyelesaikan pembangunan jalan permanen di Desa Rawua. Katanya, seharusnya kontraktor bisa menuntaskan pengerjaan sesuai waktu. Ketua DPC PAN Konawe itu pun meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari segera mendesak rekanan proyek tersebut agar menuntaskan proyek itu. “Ini bukti bahwa BPJN XXI Kendari tidak becus mengurus jalan nasional di Sultra. Atau bisa jadi, ada kekeliruan dalam proses lelang kontraktor proyek jalan nasional di Sultra. Tata cara lelang proyek di BPJN XXI Kendari harus segera dievaluasi,” ujar Gusli Topan Sabara.

Terpisah, Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) 2.2 Satker P2JN Sultra, Rudi Rachdian mengaku terus mengawasi dan meminta pekerjaan bisa selesai sesuai target waktu denda yang diberikan selama 90 hari kerja. “Kita optimistis sebelum berakhir masa waktu yang diberikan, semua pekerjaan bisa rampung,”ujarnya saat dikonfirmasi Kendari Pos.

(adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy