Inspirasi La Nasrun Reli, Belajar Kejujuran dari Sang Ayah – Kendari Pos
Edukasi

Inspirasi La Nasrun Reli, Belajar Kejujuran dari Sang Ayah

La Nasrun Reli, S.Pd

KENDARIPOS.CO.ID — La Nasrun Reli, S.Pd telah terbiasa hidup mandiri sejak kecil. Didikan sang ayah La Reli, seorang pensiunan Dinas Kehutanan selalu melekat dibenaknya. Ia tumbuh di tengah-tengah keluarga yang sangat menjunjung tinggi kejujuran dan bertanggung jawab. Meski hidup dalam kesederhanaan, ia tak kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

“Orang tua selalu mendidik pentingnya dedikasi dalam bekerja, tidak mudah putus asa, dan pantang menyerah,” ujar La Nasrun. Sikap jujur yang berusaha dipertahankan anak bungsu dari lima saudara ini terinspirasi dari sang ayah. Tugas utama ayahnya kala itu melakukan pengawasan terhadap illegal loging. Ayahnya kerap berhadapan dengan suap yang menggiurkan. Ayah La Nasrun bisa dengan mudah menerima uang hingga Rp 10 juta hanya dengan meloloskan satu truk kayu gelondongan.

“Dulu, uang Rp 10 juta besar sekali nilainya. Namun, bapak saya menolak. Beliau selalu bilang, untuk apa saya memberi makan anak dan istri saya dari sesuatu yang tidak halal? Keteguhan itulah yang selalu kami pelajari dari bapak,” kenangnya. Sejak SMA, La Nasrun bertekad memperbanyak pengalaman dengan aktif berorganisasi. Saat duduk di bangku kelas 2 SMA, ia sudah terlibat sebagai anggota Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) yang bertugas memantau Pemilu pertama di era reformasi tahun 1999. Ia yang pada dasarnya menyukai dunia pergerakan, sangat memahami pentingnya keterlibatan dalam proses demokrasi.

Setelah di perguruan tinggi, ia aktif sebagai aktivis. Ia tercatat pernah menjadi bagian Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia dan pernah bergabung dalam Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia. Meski aktif berorganisasi, pria kelahiran 1981 ini tidak mengabaikan nilai-nilai akademik. Ia berhasil lulus dengan IPK yang cukup memuaskan.

Ia bahkan pernah menjadi asisten laboratorium kampus melalui proses seleksi. “Saya berusaha menjalankan tugas dari orang tua dengan memperhatikan nilai akademik. Di satu sisi, saya juga tetap melakukan apa yang saya sukai dengan aktif berorganisasi. Sembari aktif berkegiatan di luar, saya membuat jadwal harian. Untuk mengatur waktu kuliah, rapat organisasi, kegiatan di masjid kampus, bertemu dengan kawan-kawan untuk diskusi dan sebagainya,” bebernya.

Melalui organisasi, ia mengembangkan diri dan berkesempatan menjalin pergaulan yang lebih luas. Kegiatan diskusi, berbagi pengalaman, serta nuansa kekeluargaan yang begitu melekat di kalangan sesama mahasiswa dan aktivis menjadi energi tersendiri baginya.
La Nasrun berhasil menyelesaikan strata satu Jurusan Pendidikan Fisika Unhalu pada tahun 2006. Saat menetap di Kendari, usai wisuda, La Nasrun menjadi tenaga honorer di SMKS Satria yang sudah dilakukannya sejak 2005. Tahun 2008 ia mendaftar sebagai pendamping program Kementerian Perumahan, yakni Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.

Dalam perjalanannya, La Nasrun menyadari bahwa kecenderungannya berkarir dalam dunia usaha lebih besar dibandingkan menjadi guru. “Sebenarnya saya lebih suka menjadi pengusaha. Tapi, orang tua yang menginginkan saya melanjutkan apa yang sudah saya mulai yaitu menjadi guru. Tuhan memberikan sesuatu sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita,” tegasnya. (uli/b)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy