Ibadah Minggu Dipindahkan di Rumah – Kendari Pos
Metro Kendari

Ibadah Minggu Dipindahkan di Rumah

Suasana jemaat Gereja GPDI Yesus Gembala Mandonga sedang melaksanakan ibadah, di Jalan Saranani, Kendari, Minggu (22/3).

KENDARIPOS.CO.ID — Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan wabah virus corona, hampir sebagian besar gereja di Kota Kendari meniadakan ibadah mingguan. Tidak hanya mingguan, namun juga ibadah harian. Meski ada Gereja yang tetap melaksanakan ibadah, namun jemaat yang hadir berkurang. Namun umat Nasrani tetap bisa memperoleh pelayanan rohani dari Gereja. Sejumlah gereja di Kota Kendari menggunakan metode live streaming untuk bisa melayani jemaatnya.

Dari hasil pantauan Kendari Pos, ibadah minggu di Gereja Santo Clemens, Ora Et Labora dan Gereja Pantekosta ditiadakan. Kendaraan yang biasanya terpakir kini tampak lengang. Di Gereja Immanuel, ibadah tetap dilaksanakan. Hanya saja, jemaatnya kurang dari 10 persen dibanding hari-hari biasanya.

“Selaku penanggung jawab, kita telah berbicara kepada pendeta hari ini tetap dibuka pelayanan. Diantisipasi jangan sampai ada anggota jemaat yang datang karena belum memperoleh informasi sehingga menimbulkan kekecewaan. Jemaat yang hadir kali ini tidak cukup 10 persen dari jumlah jemaat minggu kemarin. Biasanya, jemaat yang hadir 500 sampai 600 orang,” ujar Mesakh Tanan, Ketua BPM Jemaat Gereja Imanuel kemarin.

Untuk mensterilkan gereja dan jemaat kata dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas kesehatan. Di sisi lain, pihaknya telah menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Jemaat yang masuk pun disemprotkan cairan khusus. Selain itu, jemaat yang duduk diposisikan berjauhan.

“Setelah ibadah selesai, kita umumkan untuk sementara kegiatan ibadah di gereja ditunda sampai tanggal 31 Maret. Kalau kondisinya memang belum kondusif, kemungkinan akan diperpanjang. Intinya, kami tinggal menunggu arahan pemerintah,” ujarnya.

Gereja Pantekosta memilih melakukan pelayanan melalui live streaming. Sebelum ditetapkan, pihak gereja telah melakukan pelatihan dan uji coba ibadah secara online. “Ibadahnya kita pindahkan ke rumah. Kami telah membuat pelatihan untuk mengikuti ibadah online dari rumah dengan memanfaatkan aplikasi Zoom cloud meetings. Karena situasi dan kondisi yang tidak kondusif, kami menghimbau untuk semua jemaat, melakukan ibadah dari rumah” ungkap Pendeta Samuel.

Diakuinya, masih ada jemaat yang datang. Namun sebagian merupakan pendatang yang hanya sendiri dan belum tahu informasi sehingga mereka mengikuti ibadah secara langsung di gereja. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah menyiapkan semua arahan protokol kesehatan seperti hand sanitizer dan masker. “Untuk posisi duduknya telah diberi jarak agar berjauhan satu sama lain,” ujarnya. (b/m2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy