Hari Ini, Lima Kader Berebut Kursi Ketua Golkar Sultra – Kendari Pos
Nasional

Hari Ini, Lima Kader Berebut Kursi Ketua Golkar Sultra


KENDARIPOS.CO.ID — Dua periode Ridwan Bae memimpin Partai Golkar Sultra. Proses pencarian pengganti Ridwan digelar hari ini dalam musyawarah daerah (Musda) X Golkar. Salah satu agendanya adalah memilih Ketua Golkar Sultra masa bakti 2020-2025.

Konstelasi politik tinggi jelang musda sudah berlangsung sejak pendaftaran dibuka. Setiap kandidat sudah blusukan dan membangun konsolidasi kepada para pemilik suara. Elit Golkar pun dilobi. Ada yang membawa gerbong pengurus DPD II ditingkat kabupaten dan kota, ada pula seorang diri menemui elit Golkar di DPP.

Hingga pukul 19.00 Wita, terpantau lima kader terbaik partai berlambang pohon beringin mengembalikan berkas pencalonannya di Sekretariat DPD Golkar Sultra, kemarin. Mereka adalah Arhawi (Ketua Golkar dan Bupati Wakatobi ), La Bakry (Ketua Golkar dan Bupati Buton), Wakil Ketua DPRD Sultra, Herry Asiku, Rusmin Abdul Gani, kader Golkar Konsel dan Haris Andi Surahman (Pengurus Golkar Sultra).

Empat calon lainnya yang telah mendaftar hingga pukul 19.00 Wita kemarin, belum mengembalikan berkas. Mereka adalah yakni Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga, Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, Abdul Rahman Farisi (ARF), dan salah satu pengurus Golkar Sultra, Sahyono.

“Musda besok (hari ini) pasti seru dan sengit. Sudah ada lima calon yang kembalikan berkas. Tapi kami tetap usahakan musyawarah mufakat. Dalam musda nanti kita akan gelar rapat tertutup untuk menentukan pemimpin baru Golkar Sultra.Kami beri waktu hingga pukul 23.59 wita, jika tidak mengembalikan berkas otomatis kita akan gugurkan,” ungkap Muhammad Basri, Ketua Steering Commite Musda X Golkar Sultra.

Soal siapa yang akan menjadi ketua Golkar Sultra sudah dapat ditebak. DPP meminta pemilihan harus secara musyawarah mufakat. Menurut Basri, proses pemilihan musyawarah mufakat sesuai instruksi Ketua DPP Golkar, Airlangga Hartarto. “Ketua DPPP, Airlangga meminta begitu dan seluruh anggota komitmen bahwa musda tidak akan digelar kalau tidak musyawarah mufakat. Harus musyawarah mufakat. Ketua umum DPP Golkar berharap harus aklamasi,” ungkap Muhammad Basri, Sekretaris DPD I Golkar Sultra, kemarin.

Versi Basri, Ketua DPP Golkar, Airlangga menginstruksikan musyawarah mufakat karena sudah menjadi tradisi Partai Golkar sejak lama dan agar terhindar dari perpecahan (kubu-kubuan).
“Airlangga selalu berharap para kader selalu bersatu. Apalagi saat ini partai akan diperhadapkan dengan Pilkada serentak. Ada kader Gokar ada yang bakal bertarung seperti Arhawi di Wakatobi dan Surunuddin Dangga serta Irham Kalenggo di Konawe Selatan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pengamat Politik Sultra, Dr.Muh. Najib Husain berpendapat sebaiknya pemilihan ketua umum DPD I Golkar Sultra dilaksanakan secara musyawarah mufakat dan bukan pemungutan suara, one man one vote. Itu untuk guna menghindari munculnya konflik dalam musda.

Dr. Najib Husain memrediksi jika tidak terjadi pergeseran suara dalam musda, maka kader yang punya peluang besar terpilih adalah Herry Asiku. Analisis politiknya adalah Herry Asiku telah mengamankan 14 dukungan DPD II Golkar di Sultra. “Kabarnya kemarin, Herry Asiku sudah bertemu dengan Airlangga Hartarto. Bersama Ridwan Bae, ia membawa 12 DPD dalam pertemuan. Informasi yang saya dapatkan bahwa 2 DPD lainnya sepakat mendukung Herry Asiku meskipun tidak hadiri pertemuan,” ungkap Najib.

Atas dasar itu, Najib menyimpulkan bahwa Musda Golkar Sultra dimungkinkan secara musyawarah mufakat. “Tentu untuk mengarahkan pemilih ke Herry Asiku. Itu sekiranya penting dilakukan oleh Golkar mengingat banyak agenda penting yang harus dihadapi partai. Salah satunya adalah Pilkada 2020,” kata Najib.
Najib menyebut, sesungguhnya Surunuddin Dangga yang lebih dulu menemui Airlangga Hartarto namun tanpa membawa DPD II Golkar.

Herry Asiku disebut-sebut menjadi kandidat terkuat dalam bursa pemilihan ketua Golkar Sultra. Wakil Ketua DPRD Sultra itu dalam beberapa pekan terakhir terlihat kebersamaannya dengan Ketua DPD I Golkar Sultra Ridwan Bae. Mulai dari kunjungan di kediaman Ketua DPP Golkar Airlangga Hartarto bersama 12 perwakilan DPD II Se-Sultra, hingga terakhir menggelar rapat bersama di Sekretariat Golkar Sultra pada 6 Maret lalu.

Herry Asiku mengaku sejauh ini sudah mendapatkan 14 dukungan DPD II Golkar se-Sultra. Hampir seluruh ketua DPD Golkar mendukungnya. Termasuk 2 suara dari DPP sudah ia amankan. “14 DPD II Golkar di daerah sudah secara tertulis menandatangani pernyataan mendukung saya. Jadi sudah ada 16 suara dukungan,” ujarnya kepada Kendari Pos, kemarin.

300 Polisi Amankan Musda

Golkar ingin musda berjalan aman. Panitia Musda meminta bantuan polisi untuk mengawal dan mengamankan jalannya Musda.
“Pengamana lebih banyak dari pada peserta, sekira 300 polisi akan bersiaga. Jadi hati-hati kalau mau ribut. Jumlah peserta 150, sedangkan perkuatan personel polisi sekira 300 orang. Satu peserta dikawal 2 polisi,” ungkap Dewiyati Tamburaka, Sekretaris tim penjaringan bakal calon (balon) Ketua Golkar Sultra di temui di Kantor Golkar Sultra.

Selain itu, 100 Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sultra akan membantu polisi dalam pengamanan Musda. “Polisi akan berjaga di luar, sedangkan AMPG berjaga di dalam ruang Musda agar pemilihan ketua DPD berjalan dengan baik,” beber Dewiyati.

Sekretaris DPD Golkar Sultra, Muhammad Basri mengatakan Musda akan dibuka oleh Wakil Ketua Umum, Nurul Arifin sebagai perwakilan dari DPP Golkar. “Jadi musda hari ini akan dibuka pukul 10.00 Wita oleh Nurul Arifin. Beliau akan memimpin sidang pemilihan nanti pukul 14.00 Wita. Sidang itu hanya internal partai saja dan tertutup,” terang Basri. (ags/a)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy