Dinkes Kolut Warning Petugas RS dan Puskesmas – Kendari Pos
Kolaka Utara

Dinkes Kolut Warning Petugas RS dan Puskesmas

Irham

KENDARIPOS.CO.ID — Ketersediaan masker di sejumlah apotik rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) diklaim tersedia. Akan tetapi, alat pelindung pernafasan itu hanya diprioritaskan bagi petugas kesehatan yang bertugas di wilayah Bumi Patowonua tersebut. Kadis Kesehatan Kolut, Irham mengatakan, masker yang tersedia di tempat fasilitas kesehatan memang diperuntukkan untuk petugas. Sementara, bagi masyarakat yang membutuhkan diarahkan ke sejumlah toko obat di luar RS maupun puskesmas.

“Di semua fasilitas kesehatan stok cukup. Tersesia 10 dos besar. Setiap dos ada 20 kotak. Isinya 24 masker setiap kotak,” ujarnya, Minggu (8/3). Terkait kelangkaan masker di luar fasilitas kesehatan, dibenarkan Irham. Pihaknya telah mengecek ketersediaan masker diakui kosong dan sempat ada satu apotek tersedia, tapi dijual Rp. 10 ribu per masker.

Merebaknya isu virus corona membuat pihaknya mewanti-wanti jajarannya agar keberadaan masker di gudang diperketat pengeluarannya. “Kami perketat. Jangan karena ada keluarganya yang meminta lantas dikeluarkan, apalagi diperjual belikan. Pasti saya beri sanksi,” tegasnya.

Persediaan itu, lanjut dia, untuk mengantisipasi dan menjamin seluruh petugasnya mendapatkan alat pelindung pernafasan, saat bertugas. Kalaupun sudah dalam kondisi darurat, bisa saja diberi ke masyarakat. Namun tetap dengan jumlah terbatas. “Kami juga minta masyarakat jangan panik. Karena daerah kita, umumnya di Sultra masih aman. Bagi pihak apotik juga jangan berlebihan memanfaatkan situasi hingga menaikkan harga masker melebihi standar nilai yang berlaku sesuai Permenkes,” ingatnya.

Terkait pengawasan pintu masuk di pelabuhan penyeberangan Feri Tobaku-Siwa, pihaknya juga mengatakan bakal berkordinasi dengan pihak terkait di dermaga menyangkut metode penanganannya. Sejauh ini, belum ada masyarakat yang terjangkit ataupun bertatus suspect corona di Kolut. “Ada satu warga Kolut sebelumnya diisukan diduga terkena corona, usai pulang dari ibadah umrah. Namun dokter kami sudah mengecek dan memastikan bukan karena virus apalagi suspect,” bebernya.

Dia juga mengimbau warga agar tidak membuat atau turut menyebar isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Dinkes Kolut dan jajaran selalu memonitor kemungkinan atau gejala warga yang dicurigai atau diduga berpotensi terjangkit penyakit tersebut. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy