Diduga Pengurus Parpol, KPU Konsel Usut Oknum PPK Lainea – Kendari Pos
Politik

Diduga Pengurus Parpol, KPU Konsel Usut Oknum PPK Lainea

Aliudin

KENDARIPOS.CO.ID — Oknum anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lainea disinyalir sebagai pengurus partai politik. Ia bernama Anwar. Ia diduga masih menjadi bagian pengurus PAC Gerindra Konsel. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konsel mengusut kasus itu dengan memanggil dan memeriksa pihak yang dianggap punya pengetahuan soal itu.

Ketua KPU Konsel Aliudin kaget dengan adanya informasi yang beredar itu. Katanya, perekrutan PPK itu telah melewati tiga tahapan yakni seleksi berkas, tes tertulis dan wawancara. Selanjutnya sambung dia, setiap tahapan tentu ada tanggapan masyarakat.

“Tanggapan masyarakat itu dilakukan dua kali. Yakni setelah tes tertulis dan wawancara. Nah kita harapkan saat itu ada tanggapan. Namun, mengapa nanti sudah lama telah pelantikan, baru ada riak seperti ini,” Aliudin, heran.

Ia mengatakan yang bersangkutan terbukti terdaftar sebagai anggota atau pengurus parpol, pastinya sudah akan gugur pada saat seleksi. Apalagi pihaknya telah memiliki data pengurus Parpol di Konsel. Tentu itu akan menjadi dasar untuk tidak meloloskan yang bersangkutan.

“Anwar itu memang kita tidak deteksi dan memang syarat terpenuhi. Dia juga sudah masukan surat pernyataan, bahwa dia tidak terdaftar di pengurus parpol manapun. Sendainya saat itu ada masukan, bahwa yang bersangkutan terindikasi pengurus partai, sudah pasti kita langsung proses saat wawancara dan jika terbukti dipastikan tidak lolos PPK,” sanggahnya.

Dengan adanya informasi tersebut, pihaknya akan segera tindaklanjuti dengan menggunakan kewenangan KPU. Jika terbukti, KPU tidak segan-segan berhentikan dan di pergantian antar waktu (PAW).
Ia telah menyurati PPK Lainea untuk memberikan klarifikasi.

“Saya juga sudah komunikasi dengan pimpinan PAC Gerindra untuk mengecek status yang bersangkutan. Hasilnya, Anwah hanya terdaftar untuk pemenuhan syarat organisasi tahun 2017 dan sudah pernah dibuatkan pengunduran diri. Meski begitu, ketentuannya minimal 5 tahun tidak masuk pengurus. Anehnya, tidak terdaftar di sistem informasi partai politik (sipol), kalau ada, pasti ada rekom Bawaslu,” terangnya. KPU akan memastikan kebenaran itu dengan berkordinasi dengan Bawaslu. (kam/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy