Dari Korsel, Warga asal Butur ini Dipastikan Negatif Corona – Kendari Pos
Buton Utara

Dari Korsel, Warga asal Butur ini Dipastikan Negatif Corona

Kadis Kesehatan Butur, dr. Kasrul Tiu (tengah) saat melaporkan hasil pemeriksaan warga Butur yang baru pulang dari Korea Selatan dan dinyatakan negatif terpapar virus corona

KENDARIPOS.CO.ID — Sempat berembus isu, satu warga Kabupaten Buton Utara (Butur) terpapar virus corona setelah pulang dari Korea Selatan (Korsel). Kabar itu membuat resah masyarakat di daerah berjuluk Lipu Tinadekono Sara tersebut. Dinas Kesehatan Butur langsung bergerak cepat mengecek warga Kecamatan Kulisusu yang baru pulang dari negara ginseng itu. Kepala Dinas Kesehatan Butur, dr. Kasrul, menegaskan, tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang melakukan pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda virus corona.

“Memang yang bersangkutan tiba di Butur dalam kondisi kesehatan menurun. Badannya sakit-sakit setelah perjalanan jauh. Kemudian warga tersebut ke dokter praktik dan diberikan obat serta vitamin. Kemudian, beredar isu terpapar virus corona karena baru pulang dari Korea Selatan. Itu viral dan meresahkan,” jelas Kasrul, Kamis (12/3).

Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah itu mengimbau, warga untuk tidak percaya informasi tak jelas dan menimbulkan kegaduhan. “Diknes Butur akan membentuk Satgas terkait pencegahan wabah virus corona,” tandasnya. Sementara itu, Tim Medis RSUD Butur, dr. Muhammad Ali Badar, menambahkan, untuk memastikan pasien itu benar-benar tidak terpapar virus corona, maka hasil pemeriksaan juga dikirim ke Dinas Kesehatan Pemprov Sultra. “Bahkan anak dan isteri yang bersangkutan juga kami periksa semua. Jasilnya negatif. Memang kondisi anak yang bersangkutan batuk-batuk tapi disebabkan karena amandel bukan virus corona,” tambahnya.

Ali Badar mengungkapkan, pasien warga Butur itu menjadi tenaga kerja Indonesia di Korea selama tiga tahun pada perusahaan otomotif. Sebelum ke Butur, ia telah diperiksa di Bandara Korsel dan Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. “Suhu tubuhnya normal. Kalau di atas 38 derajat celsius pasti ditahan untuk karantina selama 14 hari,” tandasnya. (b/had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy