Danrem 143 Serahkan Bantuan APD ke Gugus Tugas Covid-19 – Kendari Pos
Nasional

Danrem 143 Serahkan Bantuan APD ke Gugus Tugas Covid-19

Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam, Dnarem 143 H Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, Gubernur Sultra Ali Mazi, dan Ketua TP PKK Sultra, Agista Ariany dalam seremoni penyerahan APD dari Kodam XIV Hasanuddin di Rujab Gubernur Sultra, Kendari, Senin (30/3).

KENDARIPOS.CO.ID — 40 koli alat pelindung diri (APD) tenaga medis dalam penanganan pasien Covid-19 secara berangsur telah tiba di Sultra. Bantuan pemerintah pusat itu disalurkan Kodam XIV Hasanuddin. Atas perintah Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Komandan Korem 143 Halu Oleo (HO) Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto menyerahkan bantuan kepada tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sultra.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan APD tersebut merupakan bantuan sekaligus bentuk dukungan pemerintah pusat melalui gugus tugas nasional untuk tim gugus tugas penanganan Covid-19 Sultra. Distribusi pertama sebanyak 4 koli melalui jalur darat. Lalu disusul 15 koli dan 21 koli melalui jalur udara. “Jadi total sebanyak 40 koli. Dalam 1 koli itu berisi 50 pcs (pieces/potong). Sehingga jumlah keseluruhan APD sekira 2.000 pcs,” kata Ali Mazi saat menerima bantuan APD dari Danrem 143 HO Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto di rumah jataban (Rujab) Gubernur Sultra, Senin (30/3) kemarin.

Bantuan itu selanjutnya diserahkan gubernur kepada tim gugus tugas penanganan Covid-19. Selain APD, tim gugus tugas juga mendapatkan beberapa jenis alat kesehatan (Alkes) untuk tenaga medis rumah sakit (RS) di Sultra. APD dan alkes tersebut pun akan langsung di distribusi ke seluruh gugus tugas kabupaten dan kota se-Sultra.

Gubernur Sultra, Ali Mazi berharap, dengan adanya bantuan APD tersebut dapat membantu petugas medis dalam menjalankan tugas dan misi kemanusiaan penanganan Covid-19. “Saya minta dan ajak seluruh masyarakat, ayo mari bekerja sama mengegah penyebaran Covid-19 di wilayah Sultra. Kita bantu tenaga medis dengan tetap stay di rumah, isolasi mandiri. Jangan bepergian keluar rumah, apalagi keluar kota. Dan warga Bumi Anoa yang ada di luar wilayah Sultra pun diharapkan isolasi diri sebelum kembali ke wilayah Sultra,” pinta Ali Mazi.

Menurut suami Agista Ariany itu, masih akan ada bantuan APD dari pemerintah pusat. “Jumlahnya sekira 10 ribu APD berupa masker akan tiba lagi di Sultra. Rencana besok (hari ini red) tiba. Jika sudah ada kita juga akan segera distribusikan ke gugus tugas kabupaten dan kota,”ungkapnya.

Sementara itu, Plt.Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sultra, dr.Andi Hasnah menjelaskan, seluruh APD itu akan di distribusikan sesuai kebutuhan rumah sakit. Jadi tidak akan langsung di distribusikan semua. “Ini dilakukan sebagai antisipasi ketika masih dibutuhkan, kita masih punya stok,”timpal Andi Hasnah, kemarin.

Sebelumnya, Gubernur Sultra Ali Mazi menunjuk rumah sakit (RS) rujukan penanganan pasien korona di 6 daerah. RS 6 daerah itu menjadi wilayah cakupan di daerah-daerah sekitarnya. Ali Mazi menyebut 6 daerah itu adalah Baubau, Muna, Konawe Selatan, Kolaka, Konawe dan Kota Kendari.

“Baubau mencakup wilayah Buton, Buton Utara, Buton Selatan dan Buton Tengah. Lalu, Muna mencakup Muna Barat. Konawe Selatan mencakup Bombana. Kolaka akan mencakup Kolaka Utara dan Kolaka Timur. Selain itu, Konawe yang mencakup Konawe Utara dan terakhir adalah Kota Kendari,” ungkap Ali Mazi nya saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, di Kendari, kemarin.

Selain itu,membangun ruang isolasi baru di RS Bahteramas dan menyiapkan ruang isolasi di gedung pemerintahan. “Ruang yang kita sediakan itu antara lain adalah Diklat Sultra dengan 30 sampai 40 kamar. Lalu, gedung Diklat Pertanian, Diklat Perkebunan, VIP Bandara dan ada juga bekas SMA Angkasa.
Total kamar semua yang akan diperuntukan sebagai ruang isolasi itu sebanyak
135 kamar. Semuanya tersebar di Kota Kendari,” rinci Ali Mazi.

DPRD Sultra Beri Bantuan untuk Tim Medis

Tim medis yang berjuang merawat pasien korona dan yang tengah berjuang mencegah wabah korona menjadi pahlawan kesehatan. Mereka menjadi garda terdepan melawan penyebaran wabah virus korona di Sultra. Atas dedikasi para tim medis itu, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan DPRD) Sultra mengapresiasi dengan menyalurkan bantuan yang diperlukan tim medis.

Plt.Sekwan DPRD Sultra, Trio Prasetyo mengungkapkan bantuan itu semata-mata sebagai bentuk kepedulian terhadap tim medis. “Mereka bekerja siang dan malam untuk menjaga dan melindungi kita dari wabah korona yang saat ini menjadi musibah di Sultra,” ujarnya saat dihubungi Kendari Pos, Senin (30/3).

Bagi Trio Prasetyo totalitas tim medis bekerja menjadikan mereka sebagai sosok pahlawan kesehatan. Mereka rela menghadapi ancaman demi menjamin masyarakat Sultra agar terbeba dari ancaman wabah korona. “Adapun bantuan yang diberikan yakni air mineral dan susu sebagai penambah nutrisi mereka bekerja siang dan malam,” jelasnya. (rah/yog/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy