CV Unaaha Bakti Bandel : Menambang tidak Miliki Izin, Teguran Pemda tak Dihiraukan – Kendari Pos
Konawe Utara

CV Unaaha Bakti Bandel : Menambang tidak Miliki Izin, Teguran Pemda tak Dihiraukan

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan CV. Unaaha Bakti (UB) yang bergerak pada bidang pertambangan di Desa Morombo, Kecamatan Lasolo Kepulauan mendapat sorotan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe Utara (Konut). Perusahaan tersebut disinyalir beraktivitas meski belum mengantongi izin tempat penyimpanan sementara limbah bahan berbahaya dan beracun (TPS-LB3). Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konut, Ns Muh. Aidin.

“CV Unaaha Bakti itu termasuk menjadi perhatian khusus kami. Karena sudah beberapa kali surati sampai sekarang belum ada izin lingkungannya. Termasuk TPS-LB3 nya,” tegas mantan Direktur RSUD Kolaka Utara itu. Teguran terhadap manajemen CV Unaaha Bakti untuk mengurus administrasi lingkungan sudah dilayangkan Dinas Lingkungan Hidup. Namun surat tersebut dianggap sepele oleh manajemen. Buktinya, surat teguran tersebut tak diindahkan pelaku usaha.

“Sampai hari ini tidak ada responnya untuk mengurus. Ya cukup bandel juga mereka,” sindirnya. Jika teguran pertama sudah dilayangkan lantas tidak ada respon positif, pihak DLH akan kembali melayangkan surat teguran kedua. “Bila tak direspon lagi, kita akan turun kembali melakukan verifikasi. Kemudian ditingkatkan lagi SP-2 nya,”ujar Ns Muh. Aidin. Ia menegaskan, bila perusahaan masih enggan melengkapi dokumen perizinan TPS-LB3 sesuai tahapan, maka tak menutup kemungkinan rekomendasi pencabutan izin lingkungan akan dikeluarkan. “Pasti arahnya ke sana. Ketika tahapan itu tidak diindahkan CV Unaaha Bakti, rekomendasi pencabutan izin pasti dilakukan karena itu aturan,” tegasnya.

Salah satu tambang nikel

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Konut, Herman Sewani, menuturkan, perusahaan pertambangan yang beroperasi di daerah itu harus taat dan patuh pada aturan. “Jangan hanya mengeruk hasil bumi Konut, namun persoalan lingkungan diabaikan. Berbicara soal tambang itu berdampak besar pada laju perusakan lingkungan mulai dari kualitas hutan, udara, air sampai menganggu ekosistem. Kami tentunya juga menyoroti DLH apa betul-betul melakukan pengawasan atau tidak,” kritiknya.

Untuk perusahaan tersebut, Ketua DPC PBB Konut itu mengaku akan mengagendakan turun lapangan mengecek segala administrasi perizinannya. “Termasuk izin TPS-LB3. Karena itu berkaitan dengan penataan lingkungan di areal lokasi pertambangan. Ini sudah masuk pada pidana lingkungan. Namun untuk masuk ke wilayah itu, tentu kita akan mengklarifikasi terlebih dahulu. Dalam waktu dekat kita turun lapangan,” janjinya. Sayangnya, Kepala Teknik Tambang (KTT) CV Unaaha Bakti, Afdal, yang dihubungi untuk konfirmasi, tak memberi jawaban. Termasuk pesan singkat yang dikirimkan, tidak direspon. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy