Bupati Muna : Pj. Sekab Harus Tata Disiplin Birokrat – Kendari Pos
Muna

Bupati Muna : Pj. Sekab Harus Tata Disiplin Birokrat

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Muna, LM. Rusman Emba resmi melantik Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Muh. Djudul sebagai Penjabat Sekretaris Kabupaten (Sekab) untuk masa tugas tiga bulan kedepan. Rusman meminta penataan kedisiplinan birokrasi dan peningkatan keharmonisan antar organisasi perangkat daerah menjadi lebih dioptimalkan lagi. Ia pun berharap, pelaksanaan seleksi untuk menjaring Sekab defenitif dapat segera dilaksanakan.

Rusman menerangkan pelantikan Pj Sekab mengacu pada surat Gubernur Sultra nomor 128 tahun 2020. Penunjukan itu sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 3 tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah yang telah menjadi kewenangan Gubernur. Perpres yang diteken pada 2 Februari 2018, itu untuk melaksanakan ketentuan dalam UU 9 tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah.

“Kalau dulu Sekab ditunjuk Bupati, sekarang regulasinya berubah. Gubernur mengambil alih kewenangan itu,” jelas Rusman, Senin (9/3). Selain Staf Ahli Gubernur, Muh. Djudul merupakan mantan Sekretaris Kota Baubau yang menjabat selama empat tahun. Makanya, Rusman bersyukur Gubernur telah menunjuk pejabat berpengalaman. Kepada Pj. Sekab, Rusman menerangkan jika kinerja birokrasi Muna saat ini telah naik peringkat dari kategori C menjadi B menurut penilaian Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi.

Bupati Muna LM. Rusman Emba, Wakil Bupati Muna Malik Ditu (tengah) dan Pj. Sekda Muna Muh. Djudul.

Hanya saja, kekurangan birokrat saat ini adalah tingkat kedisiplinan yang masih rendah. “Kalau kinerja sudah cukup baik. Hanya tinggal kedisiplinan saja. Saya harap Sekab bisa menata kedisiplinan ini menjadi lebih baik,” paparnya. Rusman juga meminta agar Djudul segera melakukan langkah-langkah persiapan pelaksanaan lelang jabatan. Terutama berkoordinasi dengan Gubernur dan Komisi Aparatur Sipil Negara. Pemkab berharap, lelang itu bisa dilakukan tahun ini. “Upayakan lebih cepat lebih baik,” terangnya.

Muh. Djudul sendiri dilantik mengisi kursi kosong Sekab Muna sejak tujuh bulan lalu. Posisi itu hanya diisi Ali Basa sebagai penjabat sementara sejak 12 Agustus dan diperpanjang lagi pada 18 November 2019, namun terhitung pada 18 Februari 2020. Djudul mengaku siap melaksanakan tugas yang diamanahkan Gubernur dan juga Bupati Muna. Terlebih dalam hal konsolidasi birokrasi dalam rangka meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara. Djudul juga berkomitmen melakukan langkah terukur agar lelang Sekab bisa digelar lebih cepat. “Kedisiplinan dan lelang jabatan itu akan jadi fokus utama,” imbuhnya. (b/ode)

1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy