Badan Ad Hoc di Koltim Dinonaktifkan, Gaji tak Dibayar – Kendari Pos
Politik

Badan Ad Hoc di Koltim Dinonaktifkan, Gaji tak Dibayar

Suprihaty Prawaty Nengtias

KENDARIPOS.CO.ID — Aktivitas bekerja 60 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 399 petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Pilkada Kolaka Timur (Koltim) dibekukan pasca kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda sebagian tahapan Pilkada akibat covid-19 merebak. Selama dinonaktifkan badan ad hoc tak akan menerima honorarium.

Ketua KPU Koltim, Suprihaty Prawaty Nengtias membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, KPU Koltim telah mengeluarkan beberapa surat keputusan, yakni penundaan sebagian tahapan Pilkada, dan penundaan masa kerja PPK dan PPS.

Suprihaty mengatakan, tahapan ditunda yakni pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) 26 Marer-15 April 2020. Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih yaitu penyusunan daftar pemilih oleh KPU Koltim dan penyampaian kepada PPS, 23 Maret-17 April 2020.

Pencocokan dan penelitian, 18 April-17 Mei. Semua tahapan itu ditunda sampai batas waktu belum ditentukan untuk mencegah penyebaran corona di Koltim.

“Dengan ditundanya tahapan pilkada maka gaji PPK dan PPS juga ditunda sambil menunggu keputusan dari KPU RI. Kita harapkan Covid-19 ini bisa cepat berlalu sehingga tahapan Pilkada Koltim bisa berjalan normal kembali,” imbunya. (kus/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy