Antisipasi Korona : Kery Siapkan Lokasi Isolasi, Tony Gelontorkan Rp 478 Juta – Kendari Pos
Nasional

Antisipasi Korona : Kery Siapkan Lokasi Isolasi, Tony Gelontorkan Rp 478 Juta

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa dan Bupati Kolaka Timur (Koltim), Tony Herbiansyah sungguh-sungguh memutus mata rantai penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19). Kedua pemimpin daerah berbeda itu menginstruksikan pimpinan OPD dan masyarakat agar turut mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Di Konawe, Kery melakukan serangkaian langkah antisipatif setelah dua warganya positif terpapar korona. Kery menyetop masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) ke wilayah otoritanya. Akhir pekan lalu, Kery menginstruksikan Dinas Dikbud Konawe meliburkan siswa di jenjang TK/PAUD, SD dan SMP. Tak cukup sampai disitu, Kery melarang warganya berkumpul lebih dari 10 orang.

Terbaru, Kery menyiapkan lokasi isolasi jika sewaktu-waktu terdapat pasien suspect Korona. Dia telah menninjau kesiapan titik isolasi.
“Saya minta masyarakat tidak menggelar pesta dan hiburan lain di Kabupaten Konawe sampai batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini kami keluarkan sebagai langkah pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran virus Korona,” tegas Kery Saiful Konggoasa, Sabtu (21/3) ditemui di kediamannya di Kecamatan Pondidaha.

Kery menyebut, pemerintah pusat telah menetapkan kasus Korona ini sebagai kejadian luar biasa. Pemkab Konawe pun bertindak cepat mencegah penyebaran virus tersebut sesuai prosedur yang ditentukan pemerintah pusat. Bupati Konawe dua periode itu juga meminta warga tetap tenang dan patuh terhadap kebijakan yang diambil Pemkab Konawe. “Saya minta camat, lurah dan kepala desa se-Konawe menyosialisasikan instruksi Bupati Konawe ini kepada warganya,” ujar Kery Saiful Konggoasa.

Di Kolaka Timur, Bupati Tony Herbiansyah bergerak cepat mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19 meski belum ada warganya yang positif terpapar. Tony memerintahkan OPD, camat, lurah dan kepala desa mensterilkan kantor dengan cairan disinfektan. Termasuk fasilitas publik seperti rumah ibadah, sekolah dan rumah warga.

Tony Herbiansyah meminta warga Koltim mengurangi aktivitas di tempat keramaian dan hindari kontak fisik. “Masyarakat tidak boleh panik. Bagi petani tetap berkebun atau bersawah seperti biasanya. Pemkab Koltim berupaya mengantisipasi wabah Korona ini,” ujarnya, Minggu (22/3).

Bupati pertama Koltim itu juga mengalokasikan anggaran sekira Rp 478 juta untuk antisipasi Covid-19.Dana cadangan dari APBD itu untuk membeli alat kesehatan (Alkes) dan kebutuhan lain yang berkaitan pencegahan Covid-19. “Segera dicairkan untuk kebutuhan di lapangan dalam rangka melindungi masyarakat Koltim agar tetap sehat, bekerja dengan tenang untuk kesejahteraannya,” ujar Tony Herbiansyah.

Warga Diminta Self Isolation

Warga di beberapa daerah diminta melakukan self isolation (isloasi diri) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bupati Kolaka Utara (Kolut), Nur Rahman Umar meminta masyarakat menghindari tempat keramaian yang berpotensi mempercepat dan memperbanyak penyebaran virus.

Setiap warga yang sakit dan mengalami gejala batuk, demam, sesak nafas hingga sakit tenggorokan agar segera mendatangi fasilitas kesehatan. “Jangan disepelekan karena jika benar terjangkit maka sangat potensi seisi rumah akan menanggung hal yang sama termasuk tetangga dan tempat-tempat ia kunjungi,” tegasnya, Minggu (22/3).

Hal yang sama dilakukan Bupati Buton, La Bakry. Pemkab Buton, kata dia akan melakukan yang terbaik untuk melindungi warganya. Sehingga warga pun harus bekerja sama dan membantu pemerintah.”Isolasi diri di rumah akan lebih baik. Keluar rumah hanya jika sangat urgen,dan tetap gunakan masker,” pinta La Bakry saat menjemput mahasiswa asal Buton yang tiba dari Kendari.

Saat tiba, para mahasiswa menjalani prosedur penyemprotan disinfektan oleh petugas di pelataran dive center Pasarwajo. Bupati Buton, La Bakry meminta mahasiswa melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Jika ada gejala bisa langsung chek kesehatan di puskesmas terdekat. “Karantina ini jangan disalah artikan. Ini hanya bagian dari upaya pencegahan, dan sudah sesuai protokoler penanganan covid19. Ini demi kebaikan semua juga,” ungkapnya.

Pemkot Baubau juga tak ketinggalan melakukan langkah antisipasi meski daerah itu dianggap masih aman dari paparan Covid-19.
“Baubau masih dalam posisi daerah hijau,” kata Walikota Baubau, AS Tamrin saat memimpin rapat standar operasional prosedur (SOP) gugus tugas percepatan penanganan covid – 19 di rujab Wali Kota Baubau, Sabtu (21/3).

AS Tamrin mengimbau warga Baubau tetap waspada. Mawas diri dari hal-hal yang bisa menimbulkan penyebaran Covid-19. alah satunya menjauhkan diri dari kegiatan keramaian yang sifatnya tidak penting. (adi/kus/lyn/ahi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy