Ali Mazi dan Kery Tinjau Gudang Bulog, Stok Beras Aman hingga Lebaran – Kendari Pos
Metro Kendari

Ali Mazi dan Kery Tinjau Gudang Bulog, Stok Beras Aman hingga Lebaran

KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa tak mau kecolongan dalam hal pemenuhan pangan masyarakatnya. Kedua pemimpin beda level itu segera melakukan inspeksi mendadak di Bulog. Mereka memastikan ketersediaan beras. Di tengah merebaknya isu virus Corona (Covid 19), warga mulai dilanda kepanikan ihwal ketersediaan bahan kebutuhan pohon utamanya beras. Belum lagi, sebulan kedepan umat Islam akan memasuki bulan Ramadan 1441 Hijriyah.

Bupati Konawe, Kery S. Konggoasa mengecek stok beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Konawe di kelurahan Tuoy, Unaaha. Kery tak lupa untuk melihat kualitas beras yang rencananya bakal didistribusikan pada bulan suci Ramadan dan idul fitri tahun ini. Setelah melihat-lihat dan mendengar keterangan dari salah seorang staf di gudang Bulog Konawe, Bupati Konawe dua periode itupun memastikan stok beras bagi warga Konawe dijamin aman untuk beberapa bulan kedepan. “Stok beras aman. Insyaallah cukup untuk kebutuhan makan masyarakat,” ujar Kery Saiful Konggoasa didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe, Muhammad Akbar, Kamis (19/3) usai meninjau stok beras di gudang Bulog Konawe.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (kiri) didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe Muhammad Akbar (kanan), saat meninjau stok beras di gudang Bulog Konawe di Kelurahan Tuoy Kecamatan Unaaha, Kamis (19/3).

Ketua Harian DPW PAN Sultra itu menyebut, di bulan April dan Mei 2020, sebagian sawah masyarakat di beberapa kecamatan akan memasuki masa panen. Hal itu menjadi kabar gembira bagi semua warga. Sebab, sudah pasti stok beras di Konawe nantinya akan semakin bertambah pula. Bahkan, ia memroyeksi stok beras tersebut juga bisa mencukupi kebutuhan beras di Sulawesi Tenggara (Sultra). “Saya imbau warga tetap tenang menyikapi soal Korona (Covid-19) ini. Pemerintah sudah turun menangani. Serahkan dan percayakan kepada pemerintah,” ungkap Kery S.Konggoasa.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe, Muhammad Akbar menjelaskan, saat ini stok beras premium yang tersedia di gudang Bulog Konawe sekira 300 ton. Dengan jumlah itu, stok beras masih cukup untuk memenuhi kebutuhan warga hingga April 2020. “Insya Allah bulan depan petani akan panen padi di Kecamatan Abuki. Stok beras di gudang Bulog bakal terisi lagi,” beber Muhammad Akbar kepada Kendari Pos.

Selain di gudang Bulog Konawe, lanjut Akbar, stok beras medium di beberapa gudang penggilingan padi se-Konawe juga masih tersedia. Saat ini stoknya berkisar antara 50 hingga 80 ton. Jumlah itu, katanya, belum termasuk gabah siap giling yang mencapai sekira 100 ton.

Dengan kondisi tersebut, Akbar menjamin ketersediaan bahan pangan jenis beras masih sangat cukup bahkan hingga menjelang Idul Fitri 1441 H.
“Bulan April, Mei dan Juni, kabupaten Konawe memasuki masa panen raya. Sebagian wilayah kecamatan Asinua bakal panen padi di bulan April. Bulan Mei dan Juni, giliran kecamatan Tongauna dan Tongauna Utara yang masuk masa panen,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi memastikan Bulog punya persediaan beras sekira 5.000 ton yang tersebar di 17
kabupaten dan kota di Sultra. Jumlah itu dipastikan cukup memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Sultra. “Di gudang Bulog Kendari itu sebanyak 900 ton. Ini mengakomodir 3 daerah, Kota Kendari, Konawe Utara dan Konawe Kepulauan. Setiap bulan, 3 wilayah ini butuh 150 ton, dan kita punya 900 ton. Stok yang ada di gudang Bulog ini cukup hingga 6 bulan ke depan,” kata Ali Mazi disela-sela kunjungan di gudang Bulog, Benubenua Kecamatan Kendari Barat, kemarin.

Politisi NasDem ini pun mengungkapkan, petani di Sultra akan panen padi Mei nanti. “Jadi, untuk ketersediaan bahan pangan khususnya beras kita masih cukup. Bahkan untuk mensuplai daerah tetangga pun kita masih mampu,” ujarnya. Ali Mazi mengaku belum mendapat laporan terkait potensi adanya penimbunan bahan pangan di tengah merebaknya Covid-19 ini. “Sampai saat ini belum ada laporan. Kita sudah bahas soal itu bersama Polda, TNI dan jajaran Forkopimda. Kami imbau juga Bulog untuk membatasi pembelian beras dan gula secara berlebihan,” terang Ali Mazi sembari menambahkan akan meninjau harga komoditas pangan di pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Siti Suleha mengatakan pemerintah akan mengontrol bahan pangan yang ada dipasar. “Tak ada masalah ketersediaan pangan di Sultra. Masih aman. Bahan pangan lainnya masih normal. Kita berharap tidak ada lonjakan harga akibat adanya Covid-19 ini,” ujarnya.(adi/yog/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy